Pengamat sepak bola Justinus Lhaksana menjagokan Prancis dan Spanyol sebagai kandidat terkuat juara Piala Dunia 2026. Eks pelatih Timnas Futsal Indonesia tersebut menilai kedua raksasa Eropa itu memiliki kedalaman skuad dan gaya main paling ofensif saat ini.
Justinus Lhaksana atau Coach Justin memberikan analisisnya terkait peta persaingan turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat tersebut. Meski kerap diidentikkan dengan Belanda oleh netizen, ia justru mencoret tim Oranje dari daftar unggulan utamanya untuk edisi 2026.
Pilihan Justin jatuh pada dua kekuatan besar Eropa yang punya rekam jejak mentereng di kompetisi internasional terakhir. Prancis merupakan juara edisi 2018 sekaligus runner-up 2022, sementara Spanyol baru saja mengukuhkan diri sebagai raja Benua Biru dengan menjuarai Euro 2024.
Kualitas Kolektif dan Skuad Ofensif Jadi Pembeda
"Prediksi juara versi saya ke Prancis dan Spanyol. Mereka adalah tim paling ofensif saat ini. Terutama dengan generasi baru yang punya kualitas tinggi dan tim yang kolektif," kata Justin pada Kamis (7/5).
Di antara kedua negara tersebut, Justin memberikan kredit lebih bagi skuad Matador. Ia menyoroti peran vital Lamine Yamal yang diharapkan mampu mencapai performa puncak setelah pulih dari cedera hamstring. Pemain muda Barcelona itu diprediksi akan menjadi magnet utama di turnamen nanti.
"Lamine Yamal bakal jadi pemain yang betul-betul jadi sorotan di Piala Dunia 2026," ujar pria yang aktif membagikan analisisnya melalui berbagai kanal YouTube tersebut.
Era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo Telah Usai
Piala Dunia 2026 juga diyakini akan menjadi titik balik bagi sejarah sepak bola modern. Justin menegaskan bahwa dominasi dua megabintang, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, tidak akan lagi menjadi pusat gravitasi dalam turnamen ini.
"Lupakanlah Messi dan Ronaldo, sudah habis masanya mereka. Di Piala Dunia tahun ini kita harus lihat pemain-pemain muda berkualitas," ucapnya. Menurut Justin, penambahan jumlah peserta membuat turnamen menjadi lebih beragam dan tidak lagi terpaku pada narasi rivalitas dua pemain tersebut.
Uzbekistan dan Ekuador Berpotensi Jadi Kuda Hitam
Selain kandidat juara, Justin memberikan perhatian khusus pada tim yang berpotensi menyulitkan negara-negara besar. Wakil Asia, Uzbekistan, serta tim Amerika Selatan, Ekuador, masuk dalam radar pantauannya sebagai tim kejutan.
"Uzbekistan di segala kelompok umur mereka punya kualitas. Bukan kebetulan tim senior mereka lolos ke Piala Dunia tahun ini. Kalau Ekuador, kita bisa lihat banyak pemainnya yang main di Eropa," ucap Justin menutup analisisnya.