MUARA TEWEH — Seusai menunaikan salat jumat, Bupati Shalahuddin langsung didekati sejumlah tokoh agama dan jamaah. Percakapan berlangsung santai, membahas perkembangan pembangunan daerah hingga keluhan warga yang mendesak perhatian. Bupati berperan aktif: bertanya, mendengarkan, dan mencatat setiap masukan.
Masjid Sebagai Ruang Dialog Tanpa Liputan Kepentingan
"Masjid ini adalah tempat yang paling tepat untuk bertukar pikiran karena semua orang datang dengan hati yang jujur dan niat yang tulus," ujar Bupati Shalahuddin usai ibadah.
Menurutnya, berbeda dengan forum resmi di kantor pemerintah, masjid menciptakan suasana setara. Tidak ada jabatan atau status sosial yang memisah. Seluruh pengunjung hadir dengan tujuan yang sama: mendekatkan diri kepada Allah dan saling mengasihi. Inilah yang Bupati sebut sebagai ruang silaturahmi paling jujur, bebas dari beban kepentingan politik atau ekonomi.
Aspirasi Warga Langsung Disampaikan kepada Kepala Daerah
Para tokol agama memanfaatkan kesempatan ini menyuarakan aspirasi komunitas mereka. Fokus pembicaraan berkisar pada kondisi infrastruktur dan kualitas layanan publik di wilayah masing-masing. Kehadiran Bupati secara langsung memberikan ruang bagi warga untuk menyampaikan persoalan tanpa harus melalui mekanisme birokrasi bertingkat.
Bupati Shalahuddin melihat tokoh agama memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. "Doa dan nasihat yang mereka panjatkan menjadi energi moral yang sangat besar bagi para pemimpin dalam menjalankan amanah pembangunan," katanya.
Komitmen Perkuat Persaudaraan Melalui Kebersamaan Ibadah
Bupati menyampaikan bahwa kegiatan rutin menghadiri salat jumat berjamaah di berbagai masjid di Barito Utara adalah salah satu cara memperkuat ukhuwah Islamiyah. Menurutnya, kebersamaan dalam ibadah memiliki daya rekat luar biasa terhadap persatuan masyarakat. "Melalui kebersamaan ini, kita ingin terus mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus memperkuat tali persaudaraan antarsesama anak bangsa. Barito Utara yang maju dan harmonis hanya bisa terwujud jika kita semua bersatu," ujarnya dengan penuh semangat.
Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan fisik semata tidak akan bermakna tanpa diimbangi dengan pembangunan spiritual dan sosial kemasyarakatan. Dengan sinergi kuat antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, ia optimis Barito Utara akan terus berkembang maju.