Atlet Dayung Legendaris Kalimantan Tengah Benson Meninggal Dunia, Belum Ada Pejabat Melayat ke Rumah Duka

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:04:09 WIB
Benson, atlet dayung legendaris Kalimantan Tengah, meninggal dunia pada usia 49 tahun.

JAKARTA — Kepergian Benson meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga tetapi juga dunia olahraga Kalimantan Tengah. Atlet dayung yang namanya pernah harum di kancah internasional itu meninggal hanya 49 hari setelah sang istri tercinta berpulang.

Prestasi Emas yang Tak Terlupakan

Benson bukan nama asing di cabang olahraga dayung Indonesia. Ia pernah meraih medali emas SEA Games 1985 dan tampil di Asian Games serta Olimpiade. Di level nasional, namanya juga tercatat sebagai salah satu peraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON).

Koleksi medali emasnya disebut mencapai puluhan keping, mengharumkan nama Kalimantan Tengah di berbagai ajang multievent.

Mengapa Belum Ada Pejabat yang Melayat?

Yang menjadi sorotan dalam momen duka ini adalah ketidakhadiran pejabat daerah, baik dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah maupun instansi olahraga terkait. Padahal, Benson adalah salah satu putra daerah berprestasi yang pernah membawa nama provinsi ke pentas dunia.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Pemuda dan Olahraga atau KONI Kalimantan Tengah mengenai rencana penghormatan terakhir bagi almarhum.

Kehilangan Beruntun dalam 49 Hari

Kepergian Benson terasa semakin berat karena terjadi dalam waktu yang berdekatan dengan kepergian istrinya. Ia meninggal dunia 49 hari setelah sang istri tercinta berpulang, meninggalkan kesedihan mendalam di kalangan keluarga dan rekan sesama atlet.

Sejumlah rekan atlet dan komunitas dayung di Jakarta sempat melayat, namun ketiadaan perwakilan dari Kalimantan Tengah menjadi catatan pilu tersendiri.

Fakta Singkat tentang Benson

  • Peraih medali emas SEA Games 1985
  • Pernah berlaga di Asian Games dan Olimpiade
  • Menyumbang puluhan medali emas untuk Indonesia dan Kalteng
  • Meninggal 49 hari setelah kepergian sang istri
  • Dimakamkan pada Rabu, 27 Mei 2026

Apa Langkah Selanjutnya?

Belum ada konfirmasi apakah pemerintah daerah akan memberikan penghormatan resmi atau bantuan pemakaman bagi keluarga almarhum. Publik olahraga Kalimantan Tengah berharap ada perhatian dari pemangku kebijakan atas jasa besar Benson selama masa pengabdiannya.

Kepergian atlet legendaris ini menjadi pengingat bahwa penghargaan terhadap pahlawan olahraga tidak seharusnya berhenti di atas podium, tetapi juga hadir saat mereka berpulang untuk selama-lamanya.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: putraindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top