Tasya Farasya hingga Umi Pipik Duga Kena Shadowban Usai Suarakan Karhutla

Penulis: Oki Setiawan  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:37:01 WIB
Tasya Farasya membagikan tangkapan layar penurunan jangkauan Instagram Story miliknya melalui akun Threads pada Jumat (16/10/2026).

KALIMANTAN TENGAH — Sejumlah selebriti dan influencer Indonesia menduga akun media sosial mereka dibatasi jangkauannya setelah aktif membahas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Oktober 2026. Tasya Farasya mengaku penonton Instagram Story-nya anjlok dari lebih dari satu juta menjadi sekitar 85 ribu. Keluhan serupa datang dari Andien, Wendi Cagur, Ustaz Adi Hidayat, Umi Pipik, dan Syifa Hadju.

Tasya Farasya membandingkan langsung angka jangkauan kontennya sebelum dan sesudah membahas karhutla. Lewat akun Threads pada Jumat (16/10/2026), beauty influencer ini membagikan tangkapan layar yang menunjukkan penurunan drastis penonton Instagram Story miliknya. Konten yang biasanya menyentuh lebih dari satu juta penonton hanya mendapat sekitar 85 ribu penonton.

Selisih angka itu membuat Tasya mempertanyakan apakah akunnya sedang dibatasi. Ia menyampaikan sindiran lewat unggahan yang sama.

"Oh gitu caranya mainnya. Shadowbanned ya kalau speak up," tulis Tasya.

Meski begitu, Tasya tidak berhenti menunjukkan kepedulian terhadap warga terdampak. Ia berencana menyediakan ruang aman dari paparan asap di Kalimantan Tengah.

Apa Itu Shadowban yang Ramai Dibicarakan

Istilah shadowban merujuk pada dugaan pembatasan visibilitas konten atau akun di media sosial tanpa pemberitahuan jelas kepada pengguna. Pembatasan semacam ini tidak selalu disertai notifikasi resmi, sehingga pengguna hanya bisa menduga dari turunnya jangkauan.

Keluhan para figur publik ini mencuat pada Oktober 2026, berbarengan dengan ramainya pembahasan karhutla dan dampaknya terhadap masyarakat. Platform yang disorot dalam keluhan tersebut mencakup Instagram, Threads, TikTok, dan Facebook.

Andien Sebut Jangkauan Video Klip Barunya Turun

Penyanyi Andien Aisyah mengalami hal serupa. Pada Jumat (16/10/2026), ia mengungkapkan jumlah penonton kontennya menurun tepat saat hendak mempromosikan video musik terbaru.

Andien menduga penurunan itu berkaitan dengan kebiasaannya membagikan ulang informasi karhutla. Ia menuliskannya langsung di media sosial.

"Kayaknya kena shadow ban di IG karena repost-repost karhutla tiada henti. Mau promoin video klip baru tapi viewers-nya drop," tulis Andien.

Kendati demikian, Andien menegaskan tidak akan berhenti menyuarakan isu lingkungan. Menurutnya, turunnya jangkauan bukan alasan untuk diam soal karhutla.

Wendi Cagur Bandingkan dengan Konten Judi Online

Wendi Cagur mengaku mulai menyadari informasi yang dibagikannya semakin sulit menjangkau pengguna lain. Lewat unggahan Instagram pada Senin (19/10/2026), ia mempertanyakan kondisi tersebut karena tujuannya hanya menyampaikan kepedulian terhadap bencana karhutla.

Pelawak ini membandingkan situasinya dengan konten perjudian online dan pinjaman online yang menurutnya masih mudah ditemukan di media sosial. Wendi mengajak pengguna lain terus menyuarakan karhutla sampai penanganan bencana tuntas.

Ustaz Adi Hidayat Alami Pembatasan Akun

Berbeda dari nama-nama sebelumnya, Ustaz Adi Hidayat melaporkan pembatasan yang lebih berat. Melalui Threads pada Senin (19/10/2026), ia menyebut akunnya dua kali terkena pembatasan dalam rentang waktu berdekatan.

Pembatasan itu terjadi saat ia membahas isu karhutla. Setelah akunnya kembali normal, Adi tetap menyampaikan kekhawatiran soal kemungkinan pembatasan susulan. Ia juga mengajak masyarakat menyalurkan donasi dan bantuan bagi warga terdampak.

Umi Pipik Kehilangan Sejumlah Unggahan

Umi Pipik mempertanyakan nasib unggahan soal karhutla di akunnya. Lewat Threads, ia menyoroti kondisi warga terdampak asap, terutama anak-anak dan bayi yang rentan gangguan pernapasan.

Ia mengungkapkan sejumlah unggahan karhutla yang sebelumnya dibagikan mendadak tidak lagi ditemukan. Umi Pipik mempertanyakan hilangnya konten tersebut di Instagram, TikTok, dan Facebook.

Daftar keluhan ini terus bertambah seiring masih berlangsungnya pembahasan karhutla di media sosial. Nama Syifa Hadju turut disebut sebagai salah satu figur publik yang menyampaikan dugaan serupa, melengkapi deretan selebriti yang mempertanyakan transparansi kebijakan moderasi platform terhadap konten bencana lingkungan.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: olenka.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top