PALANGKA RAYA — BMH Kalimantan Tengah menghadirkan Rumah Oksigen di Pondok Pesantren Hidayatullah, Palangka Raya, pada 20 Oktober 2026. Fasilitas itu menyediakan tabung oksigen siap pakai dan ruang untuk beristirahat bagi warga yang membutuhkan bantuan awal akibat paparan asap.
Apa Itu Rumah Oksigen dan Siapa yang Bisa Memanfaatkannya
Rumah Oksigen dirancang sebagai tempat singgah sementara bagi warga yang terdampak kabut asap karhutla. Prioritas diberikan kepada mereka yang mengalami keluhan pernapasan dan memerlukan penanganan awal sebelum mendapat layanan medis lanjutan.
Fasilitas ini menyediakan tabung oksigen yang bisa langsung digunakan serta ruang istirahat. Warga Palangka Raya dan sekitarnya yang terdampak asap dapat memanfaatkan layanan tersebut.
Mengapa Kabut Asap Karhutla Jadi Perhatian BMH Kalteng
Kebakaran hutan dan lahan memicu kabut asap yang mengganggu kesehatan pernapasan masyarakat. Kondisi itu mendorong BMH Kalimantan Tengah menghadirkan dukungan kemanusiaan berupa Rumah Oksigen.
Warga yang terpapar asap membutuhkan akses bantuan cepat agar dapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik. Rumah Oksigen menjadi salah satu bentuk perhatian lembaga zakat terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Ajakan Gotong Royong untuk Perluas Jangkauan Bantuan
BMH Kalimantan Tengah mengajak masyarakat saling peduli dan bergotong royong membantu warga terdampak karhutla. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan memperluas jangkauan bantuan sehingga lebih banyak warga merasakan manfaatnya.
Inisiatif Rumah Oksigen diharapkan membantu warga Palangka Raya dan sekitarnya yang membutuhkan dukungan akibat dampak karhutla. Fasilitas itu sekaligus menjadi wujud kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat di tengah kondisi kabut asap.