JAKARTA - Kesempatan bagi calon mahasiswa yang ingin mengikuti seleksi sekolah kedinasan 2026 semakin terbatas. Pendaftaran yang telah dibuka sejak 18 Agustus 2026 akan ditutup pada 30 Agustus 2026.
Menariknya, meski jumlah pendaftar secara keseluruhan sudah melampaui jumlah formasi yang tersedia, masih ada sejumlah sekolah kedinasan dengan jumlah pelamar relatif sedikit. Bahkan, berdasarkan data Badan Kepegawaian Negara (BKN) per 21 Agustus 2026, Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN tercatat belum memiliki satu pun pelamar maupun dokumen yang disubmit.
Pendaftaran sekolah kedinasan 2026 berlangsung 18-30 Agustus 2026. Tahun ini pemerintah menyediakan 4.770 formasi, lebih banyak dibanding 2025 yang tercatat 3.257 formasi.
Berdasarkan data BKN per 21 Agustus 2026, jumlah pelamar telah mencapai 22.728 orang, sementara 7.061 peserta telah melakukan submit dokumen. Meski secara keseluruhan pendaftar sudah jauh lebih banyak dari formasi tersedia, distribusi peminat di tiap sekolah kedinasan tidak merata.
Salah satu sekolah kedinasan yang menjadi perhatian adalah PKN STAN di bawah Kementerian Keuangan. Pada data BKN per 21 Agustus 2026, PKN STAN tercatat memiliki 0 pelamar dan 0 dokumen submit dari total 1.000 formasi yang tersedia — salah satu jumlah formasi terbesar pada seleksi tahun ini. Angka tersebut tentu masih bisa berubah karena pendaftaran masih berlangsung.
Berikut daftar lengkap berdasarkan jumlah pelamar per 21 Agustus 2026:
Data tersebut menunjukkan bahwa sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan mendominasi daftar dengan jumlah pendaftar relatif rendah dibanding sekolah kedinasan lainnya.
Total 4.770 formasi tersebut tersebar di sembilan kementerian/lembaga penyelenggara sekolah kedinasan.
Jumlah pendaftar yang sedikit memang dapat menjadi pertimbangan, namun sepi peminat bukan berarti otomatis lebih mudah lolos. Setiap sekolah kedinasan memiliki persyaratan, program studi, tahapan seleksi, dan kebutuhan formasi yang berbeda. Jumlah pendaftar juga bisa berubah signifikan menjelang penutupan pendaftaran.
Karena itu, calon peserta tetap disarankan memilih sekolah kedinasan berdasarkan kesesuaian jurusan, persyaratan fisik, usia, kemampuan akademik, serta minat terhadap bidang yang dipelajari.
SKD sendiri menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN, dan menjadi salah satu tahapan penentu utama kelulusan calon mahasiswa sekolah kedinasan.
BKN mengingatkan calon peserta memeriksa kembali seluruh data dan dokumen sebelum submit, karena pendaftaran tidak dapat diulang setelah dikirim. Pastikan hal berikut sebelum menekan tombol submit:
PKN STAN, tercatat 0 pelamar dan 0 dokumen submit dari 1.000 formasi yang tersedia.
Pendaftaran ditutup 30 Agustus 2026.
Tidak selalu. Setiap sekolah punya persyaratan dan tahapan seleksi berbeda, dan jumlah pendaftar bisa melonjak signifikan menjelang penutupan.
SKD dijadwalkan berlangsung 22 September hingga 7 Oktober 2026 menggunakan sistem CAT BKN.