PULANG PISAU — Kementerian Agama Kabupaten Pulang Pisau menggelar agenda sosial tahunan berupa santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas, Kamis (8/8). Acara yang berlangsung di halaman Kantor Kemenag setempat itu dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta.
Dalam sambutannya, Jayadikarta mengapresiasi inisiatif Kemenag yang konsisten menjalankan program ini. “Atas nama pemerintah daerah kami sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas rutin oleh Kementerian Agama Pulang Pisau. Ini tentu langkah positif yang diharapkan akan terus berlanjut di waktu-waktu mendatang dalam rangka memupuk rasa kasih sayang terhadap anak yatim dan disabilitas,” ujarnya.
Kepala Kemenag Pulang Pisau, Kusnan Fatkhudin, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan tradisi keagamaan yang diperingati setiap 10 Muharram atau Hari Asyura. Ia menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian sosial.
“Kita akan terus bersinergi melakukan hal positif terhadap lingkungan sekitar. Agenda lebaran anak yatim ini pun akan kami lakukan secara rutin setiap tahun. Ini adalah bagian kepedulian Kementerian Agama sebagai lembaga pemerintah yang turut membangun kesadaran dalam aksi peduli sosial,” kata Kusnan.
Para penerima santunan tampak antusias menerima bingkisan yang diserahkan langsung oleh jajaran Kemenag dan Wakil Bupati. Suasana semakin hangat saat acara ditutup dengan ramah tamah antara pejabat dan masyarakat.
Lebaran anak yatim merupakan tradisi sosial keagamaan di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 10 Muharram. Istilah ini merujuk pada momen di mana umat Islam memperbanyak santunan, doa bersama, dan berbagi kebahagiaan kepada anak-anak yatim.
Wakil Bupati Ahmad Jayadikarta menambahkan bahwa peringatan ini bukanlah hari raya resmi dalam syariat Islam, melainkan tradisi budaya yang dibalut dengan kepedulian sosial. “Tradisi ini harus terus terpelihara dengan baik,” tegasnya.