PLN Kalselteng Gandeng BLK dan Disnaker Tanah Bumbu, Latih Calon Tenaga Kerja Instalasi Listrik

Penulis: Lukman Hakim  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:07:53 WIB
Peserta pelatihan instalasi listrik PLN Kalselteng praktik langsung pemasangan instalasi di lapangan.

TANAH BUMBU — Pelatihan instalasi listrik yang digagas PLN UIP KLB bersama BLK Kalsel dan Dinas Tenaga Kerja tidak hanya berhenti pada teori. Peserta langsung mempraktikkan pemasangan instalasi di lapangan sebagai bagian dari kurikulum utama.

Praktik Langsung di Lapangan, Bukan Sekadar Kelas

Dalam program tersebut, peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi. Mereka dihadapkan pada skenario pemasangan instalasi listrik yang lazim ditemui di proyek perumahan dan gedung. Metode ini dipilih agar lulusan program memiliki pengalaman nyata sebelum memasuki pasar kerja.

Tiga Pilar Kolaborasi: PLN, BLK, dan Disnaker

Sinergi ini melibatkan tiga institusi. PLN UIP KLB sebagai pemrakarsa, BLK Provinsi Kalsel sebagai penyedia fasilitas dan instruktur, serta Dinas Tenaga Kerja sebagai jembatan dengan kebutuhan industri lokal. "Kami ingin memastikan tenaga kerja lokal memiliki sertifikasi dan keterampilan yang diakui," ujar perwakilan PLN dalam keterangan resminya.

Fakta Singkat Program Pelatihan Instalasi Listrik Tanah Bumbu

  • Peserta mendapat materi praktik instalasi langsung di lokasi pelatihan.
  • Program hasil kolaborasi tiga lembaga: PLN, BLK, dan Dinas Tenaga Kerja.
  • Target utama: mencetak calon tenaga kerja kelistrikan yang kompeten dan siap pakai.

Pelatihan ini menjadi salah satu upaya PLN untuk menjawab kebutuhan tenaga teknis di sektor kelistrikan yang terus bertumbuh seiring pembangunan infrastruktur di Kalimantan Selatan dan Tengah. Dengan keterampilan instalasi yang mumpuni, lulusan program diharapkan bisa langsung terserap oleh kontraktor maupun perusahaan listrik swasta.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: radarsampit.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top