KALIMANTAN TENGAH — Porsche terus menggenjot lini kendaraan listriknya di tengah fluktuasi pasar global. Setelah meluncurkan beberapa varian Macan Electric, kini giliran GTS yang mendapat sentuhan khas divisi motorsport pabrikan Stuttgart tersebut. Bagi jurnalis yang berkesempatan menguji langsung di Angeles Crest Highway, California, SUV ini bukan sekadar soal angka spesifikasi, melainkan tentang bagaimana Porsche berhasil menyembunyikan bobotnya yang mencapai 5.426 pon (sekitar 2.461 kg).
Dapur pacu Macan GTS Electric meminjam motor listrik belakang dari saudaranya yang paling bertenaga, Macan Turbo. Dalam kondisi normal, kombinasi motor depan dan belakang menghasilkan 509 hp dan torsi 675 lb-ft. Namun, saat fungsi launch control diaktifkan, overboost menaikkan output menjadi 563 hp dan 704 lb-ft. Hasilnya, akselerasi 0-60 mph (0-96 km/jam) tercapai dalam 3,3 detik, hanya tertinggal 0,4 detik dari Macan Turbo.
Menariknya, performa ini menempatkan GTS di antara kompetitor langsungnya. Di lintasan seperempat mil, Macan GTS Electric mencatat waktu 11,6 detik dengan kecepatan 121 mph. Sebagai perbandingan, Hyundai Ioniq 5 N yang memiliki tenaga 641 hp dan banderol setengah harga, lebih cepat 0,3 hingga 0,5 detik di berbagai tes akselerasi.
Keunggulan utama GTS Electric bukanlah sekadar lari lurus, melainkan kemampuan menikung. Paket GTS menghadirkan peredam, pegas udara, dan anti-roll bar yang dikalibrasi ulang. Dengan suspensi udara diturunkan 0,4 inci lebih rendah dari varian Macan Electric lain, SUV ini terasa sangat stabil saat digeber di tikungan. Ditambah dengan kemudi gandar belakang opsional dan ban Pirelli P Zero Corsa Elect, Macan GTS Electric mampu mencetak daya cengkeram 0,99 g di skidpad.
Namun, ada kompromi. Dengan velg 22 inci opsional dan ban semi-slick Pirelli, guncangan dari sambungan jalan raya dan lubang terasa lebih jelas. Untungnya, saat kembali ke velg standar 21 inci dengan Michelin Pilot Sport EV, kualitas berkendara harian kembali membaik. Setir juga terasa sedikit lebih reaktif dari varian Macan EV lain saat dikemudikan agresif, meski ada sensasi sedikit kenyal di posisi tengah saat berkendara normal.
Dari segi pengisian daya, Macan GTS Electric menggunakan baterai 95 kWh yang sama dengan varian lainnya. Dengan dukungan pengisian DC cepat 270 kW, baterai dapat diisi dari 10 hingga 90 persen dalam 33 menit. Porsche juga membekali GTS dengan mode Track Endurance yang diadopsi dari Taycan, yang mendinginkan baterai untuk mencegah penurunan performa akibat panas saat dipakai di sirkuit. Hasil uji jarak tempuh di jalan raya dengan kecepatan 75 mph menunjukkan angka 290 mil, nyaris menyamai klaim EPA.
Secara visual, GTS Electric dibedakan dengan aksen hitam pada eksterior, bemper depan-belakang unik, dan velg 21 inci standar. Di dalam kabin, jok Sport 18-arah yang nyaman dan suara buatan yang lebih kaya di mode Sport Plus menjadi ciri khasnya. Suara sintetis ini bisa dimatikan, namun bagi penggemar, suara bass-rich yang dihasilkan dari putaran motor menambah sensasi berkendara.