MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara memastikan pembangunan Jembatan Sikan - Tumpung Laung di Kecamatan Montallat tidak sekadar mengejar target waktu, melainkan mengutamakan kualitas konstruksi yang berdampak jangka panjang bagi masyarakat. Hal ini ditegaskan langsung oleh Bupati Barito Utara, Shalahuddin, saat meninjau progres fisik proyek tersebut, Jumat.
“Pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, sehingga kualitas pekerjaan menjadi hal yang tidak dapat ditawar,” kata Shalahuddin di sela-sela kunjungannya.
Jembatan Penghubung Antarwilayah yang Krusial
Keberadaan jembatan ini dinilai memiliki peran vital dalam memperlancar arus mobilitas warga dan barang antar desa. Shalahuddin menginstruksikan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek untuk berpegang teguh pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
“Jembatan ini memiliki peran penting dalam meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat. Karena itu saya meminta seluruh pihak yang terlibat agar mengutamakan kualitas pekerjaan dan menyelesaikannya sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan akses ekonomi dan sosial antara wilayah Sikan dan Tumpung Laung tidak lagi terhambat, terutama saat musim hujan.
Bantuan Modul Sip Pintar untuk Pendidikan di Pelosok
Dalam kunjungan kerja yang sama, rombongan bupati tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Shalahuddin juga menyerahkan bantuan buku modul pelajaran dari program unggulan Sistem Pendidikan (Sip) Pintar. Bantuan ini ditujukan untuk memastikan pemerataan akses pembelajaran hingga ke wilayah pedesaan.
“Kami ingin seluruh anak-anak di Barito Utara, termasuk di wilayah pedesaan, memperoleh kesempatan belajar yang sama. Melalui bantuan modul Sip Pintar ini, kami berharap para siswa semakin termotivasi untuk belajar dan para guru terbantu dalam proses pembelajaran,” ujar Shalahuddin.
Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen daerah dalam memperkuat pendidikan sebagai investasi jangka panjang, bukan hanya sekadar pembangunan gedung sekolah.
Safari Jumat: Menampung Aspirasi Warga Montallat
Rangkaian agenda ditutup dengan Safari Jumat bersama masyarakat di Masjid Norhidayah, Desa Sikan. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi antara pemerintah daerah dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Kecamatan Montallat.
Shalahuddin menyebut momen ini penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi warga. “Pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pendidikan, tetapi juga membangun kebersamaan serta memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan silaturahmi, kita bersama-sama mewujudkan Barito Utara yang semakin maju,” demikian Shalahuddin.