MUARA TEWEH — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Kominfosandi) Kabupaten Barito Utara yang baru, Drs. H. Ardian, memulai masa tugasnya dengan memimpin apel pagi di halaman kantor dinas setempat. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi perdana bagi seluruh pejabat struktural, fungsional, hingga staf di lingkungan Diskominfosandi.
Ardian menegaskan bahwa kehadiran dalam apel pagi bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif atau formalitas belaka. Baginya, rutinitas ini merupakan instrumen utama untuk memicu semangat kerja dan mempererat kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Apel pagi merupakan kegiatan awal yang wajib kita laksanakan sebelum memulai aktivitas. Ini bukan hanya formalitas, tetapi menjadi pemicu semangat kerja, kedisiplinan, dan kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Ardian.
Motivasi dari Prestasi Nasional Penurunan Pengangguran
Di hadapan jajarannya, Ardian mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang meraih Juara 1 kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026. Penghargaan bergengsi tersebut sebelumnya diserahkan oleh Kementerian Dalam Negeri di Balikpapan.
“Selamat dan saya turut bangga atas keberhasilan pemerintah daerah kita yang berhasil meraih juara satu dalam penurunan tingkat pengangguran. Ini merupakan hasil kerja keras bersama dan harus menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja,” ucapnya.
Ia berharap prestasi di tingkat nasional tersebut mampu menyuntikkan semangat baru bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Kontribusi nyata dari sektor komunikasi dan informatika dianggap krusial dalam mendukung keberlanjutan pembangunan daerah ke depan.
Pentingnya Dokumentasi sebagai Alat Evaluasi Kinerja
Selain persoalan disiplin, Ardian memberikan instruksi khusus kepada tim kehumasan terkait dokumentasi setiap kegiatan kedinasan. Ia meminta agar setiap pelaksanaan apel didokumentasikan secara konsisten dan sistematis untuk memantau kehadiran pegawai.
“Saya minta kepada tim humas agar setiap kegiatan apel didokumentasikan dengan baik. Ini penting agar rekan-rekan yang berhalangan hadir dapat melihat dan menjadi bahan evaluasi bersama, sehingga ke depan partisipasi kita semakin meningkat,” ujar Ardian.
Instruksi ini ditujukan untuk menciptakan transparansi internal sekaligus menjadi bahan refleksi bagi seluruh pegawai Diskominfosandi. Apel pagi perdana tersebut ditutup dengan doa bersama sebelum para pegawai memulai aktivitas pelayanan publik di bidang masing-masing.