Pencarian

Gubernur Agustiar Sabran Tekankan Harmoni Industrial untuk Pembangunan Kalteng

Minggu, 03 Mei 2026 • 15:40:43 WIB
Gubernur Agustiar Sabran Tekankan Harmoni Industrial untuk Pembangunan Kalteng
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan pentingnya harmoni industrial dalam pembangunan Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas hubungan antara pekerja dan pengusaha. Hal itu disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang dipusatkan di kawasan ikonik Bundaran Besar Palangka Raya, Jumat (1/5/2026).

Momentum May Day 2026 menjadi ajang bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk memperkuat sinergi lintas sektoral. Agustiar memandang komunikasi yang sehat adalah fondasi utama guna menghindari konflik industrial yang dapat menghambat laju ekonomi daerah.

Falsafah Huma Betang dalam Hubungan Industrial

Dalam orasinya, Gubernur Agustiar menyebutkan bahwa kebijakan ketenagakerjaan di Kalimantan Tengah tidak bisa dilepaskan dari kearifan lokal. Ia menekankan penggunaan Falsafah Huma Betang sebagai landasan dalam menyelesaikan setiap persoalan antara buruh dan manajemen perusahaan.

Pemprov Kalteng memosisikan diri sebagai fasilitator sekaligus pelindung bagi kedua belah pihak. Kebijakan strategis diarahkan pada peningkatan kualitas hidup buruh tanpa mengabaikan keberlanjutan operasional dunia usaha. Keseimbangan ini dianggap sebagai kunci utama pembangunan jangka panjang.

"Saya mengajak seluruh pihak memperkuat komunikasi dan sinergi guna mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, adil, dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah," tutur Gubernur Agustiar Sabran di Palangka Raya, Jumat (1/5/2026).

Tantangan Ketenagakerjaan di Tengah Krisis Global

Kondisi ekonomi dunia yang fluktuatif turut menjadi perhatian dalam peringatan Hari Buruh tahun ini. Dinamika pasar global memberikan tekanan tersendiri bagi sektor industri di daerah, sehingga diperlukan ketahanan mental dan regulasi yang adaptif.

Ketua Panitia May Day 2026, Bosh Valentino, mengungkapkan bahwa tema tahun ini sengaja menyoroti tantangan ketenagakerjaan yang kian kompleks. Penguatan perlindungan hukum bagi pekerja menjadi poin yang terus didorong kepada pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Menurut Bosh, kesejahteraan pekerja adalah investasi jangka panjang bagi perusahaan. Di tengah ancaman krisis global, pemenuhan hak-hak dasar buruh dan jaminan sosial harus tetap menjadi prioritas utama agar stabilitas ekonomi lokal tetap terjaga.

Sinergi Pemerintah Sebagai Pelindung Dunia Usaha

Agustiar Sabran memastikan bahwa aparatur sipil di bawah kepemimpinannya akan terus mengawal implementasi regulasi ketenagakerjaan secara objektif. Pengawasan di lapangan diperketat untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan dalam aktivitas produksi.

Hubungan industrial yang harmonis diyakini akan menarik lebih banyak investor masuk ke Kalimantan Tengah. Dengan iklim kerja yang kondusif, produktivitas daerah diproyeksikan meningkat signifikan, yang pada akhirnya berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal secara masif.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kini fokus menyelaraskan program pengembangan kompetensi pekerja dengan kebutuhan industri masa depan. Harapannya, buruh di Kalteng memiliki daya saing tinggi untuk menghadapi transformasi digital dan mekanisasi industri yang mulai merambah berbagai sektor.

Bagikan
Sumber: rakyatkalteng.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks