Pemkab Murung Raya Tingkatkan Kesejahteraan Guru dan Kapasitas Daerah

Penulis: Bagas Permana  •  Senin, 04 Mei 2026 | 16:45:06 WIB

PURUK CAHU — Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026. Upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati, Senin (4/5/2026), menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Rahmanto menekankan pentingnya implementasi Asta Cita dalam mewujudkan otonomi daerah yang mandiri. Ia menyoroti perlunya partisipasi semesta guna menciptakan pendidikan bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Murung Raya.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya memastikan penyusunan program pembangunan strategis akan selalu selaras dengan prioritas nasional. Hal ini mencakup penguatan kapasitas daerah di berbagai sektor fundamental.

Fokus Penguatan SDM dan Digitalisasi Pelayanan

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) menjadi pilar utama dalam visi pembangunan daerah. Rahmanto menyebutkan bahwa pemerintah memberikan atensi khusus pada pelatihan, sertifikasi, hingga kerja sama dengan perguruan tinggi untuk program beasiswa.

"Upaya membangun sinergi itu kami sadari tidak lepas dari kapasitas masing-masing, seperti upaya peningkatan kapasitas daerah dengan memberikan atensi pada penguatan sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi, kerjasama perguruan tinggi dan beasiswa," kata Rahmanto Muhidin.

Langkah ini dibarengi dengan penguatan kapasitas keuangan dan kelembagaan. Pemerintah daerah tengah melakukan reformasi birokrasi secara menyeluruh, termasuk mengadopsi sistem digitalisasi pada berbagai lini pelayanan publik untuk meningkatkan efisiensi.

Revitalisasi Sekolah dan Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Sektor pendidikan mendapatkan porsi perhatian besar melalui rencana revitalisasi satuan pendidikan. Pemkab Murung Raya menargetkan pemenuhan kualifikasi serta peningkatan kompetensi guru guna mencapai standar tujuan pendidikan nasional.

"Untuk itu mari kita jadikan dua momentum ini sebagai pendorong untuk menyatukan langkah pembangunan daerah dengan kebijakan Nasional, memperkuat layanan pendidikan kesehatan dan pendidikan dan mengoptimalkan potensi lokal untuk kemandirian lokal," jelas Rahmanto.

Kesejahteraan guru menjadi poin krusial dalam kebijakan terbaru ini. Pemerintah daerah memandang bahwa kualitas pengajaran berbanding lurus dengan dukungan kesejahteraan yang diterima oleh para tenaga pendidik di lapangan.

Apresiasi Guru Berprestasi dan Komitmen SPMB Objektif

Dalam rangkaian upacara tersebut, Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan penghargaan kepada tenaga kependidikan yang mengharumkan nama daerah. Penghargaan diserahkan kepada Juara 1 Kepala Sekolah Berprestasi tingkat provinsi jenjang SMA dan Juara 3 Guru Berprestasi tingkat provinsi jenjang SMP.

Acara yang dihadiri unsur DPRD, TNI, dan Polri ini juga diwarnai dengan penandatanganan komitmen bersama. Fokusnya adalah mendukung Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang objektif, transparan, akuntabel, serta berkeadilan tanpa diskriminasi.

Langkah ini diambil untuk memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh anak di Murung Raya. Transparansi dalam proses penerimaan siswa baru diharapkan mampu menghilangkan sekat-sekat akses pendidikan di wilayah tersebut.

Reporter: Bagas Permana
Back to top