Pencarian

Nurisa Dian Ashrifah Raih Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 21:08:31 WIB
Nurisa Dian Ashrifah Raih Emas Pertama Panahan Indonesia di Asian Games 2026
Atlet panahan Nurisa Dian Ashrifah menerima bonus Rp 1 miliar dan mobil listrik atas medali emas Asian Games 2026.

KALIMANTAN TENGAH — Nurisa Dian Ashrifah mempersembahkan medali emas nomor Women's Individual panahan pada Asian Games 2026 di Jepang, menjadi emas pertama cabang panahan Indonesia sepanjang sejarah keikutsertaan di ajang tersebut. Atas pencapaian bersejarah itu, Perpani menyerahkan bonus Rp 1 miliar dan sebuah mobil listrik dalam acara syukuran di Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2026) malam WIB.

Penyerahan bonus berlangsung dalam acara bertajuk "Syukuran Medali Emas Panahan Indonesia" di Beranda Kitchen, Jakarta Selatan. Ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Arsjad Rasjid menyerahkan bonus uang tunai Rp 1 miliar, sementara manajer tim panahan Indonesia Azis Armand menyerahkan sebuah mobil listrik.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari serta Ketua Akuatik Indonesia Anindya Bakrie. Kehadiran sejumlah tokoh olahraga nasional menegaskan bobot prestasi yang diraih atlet berusia 20 tahun itu.

Emas Pertama Panahan Indonesia Sepanjang Sejarah Asian Games

Medali emas Nurisa tercatat sebagai yang pertama bagi panahan Indonesia sejak cabang tersebut dipertandingkan di Asian Games. Tidak ada atlet panahan Tanah Air yang sebelumnya berhasil naik ke podium tertinggi.

Arsjad menyebut pencapaian itu lahir dari kerja keras atlet, dukungan tim, dan doa berbagai pihak. Ia juga menyoroti keberhasilan tim panahan Indonesia melewati persaingan Korea Selatan, yang dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia di cabang panahan.

"Hari ini adalah hari yang kita syukuri. Kita bersyukur karena Indonesia tidak pernah memenangi emas di Asian Games. Dan ini adalah pertama kalinya untuk panahan Indonesia," ujar Arsjad.

Modal Menuju Olimpiade 2028 Los Angeles

Bagi Arsjad, hasil di Jepang menjadi bekal penting untuk target berikutnya, yakni Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat. Ia berharap keberhasilan Nurisa memacu atlet dan pelatih panahan Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi di tingkat internasional.

"Ini adalah mengukir sejarah. Selain kerja keras atlet, tetapi juga perlu dukungan dan doa. Harapannya, insyaallah, kita bisa mendapatkan medali yang lebih baik lagi nanti di Olimpiade 2028," katanya.

Nurisa Tidak Menyangka Langsung Juara di Debut Asian Games

Nurisa, yang akrab disapa Hani, mengaku bersyukur atas apresiasi yang diterimanya. Atlet 20 tahun itu menyampaikan terima kasih kepada Arsjad Rasjid, Azis Armand, dan Iman atas dukungan yang diberikan.

Hani juga mengaku tidak menyangka bisa langsung meraih medali emas pada penampilan perdananya di Asian Games. Hasil tersebut sekaligus memantapkan tekadnya mengejar kesempatan tampil di Olimpiade 2028.

"Pertama, terima kasih banyak untuk Pak Arsjad Rasjid, Pak Azis, dan Pak Iman yang telah memberikan apresiasi yang sangat mengesankan bagi saya," tutur Hani.

"Iya, ingin sekali. Karena memang dari dulu saya ingin, semoga bisa mengikuti Olimpiade," ujarnya.

Hani berharap suatu saat dapat mempersembahkan medali Olimpiade bagi Indonesia. Menurutnya, capaian itu akan menjadi hadiah istimewa dalam perjalanan kariernya sebagai atlet panahan.

"Jika saya bisa berkesempatan untuk memenangkan medali Olimpiade, itu suatu hadiah yang spesial buat saya," ungkapnya.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks