Legislator DPRD Kalteng Abdul Hafid Dorong Pelatihan Kompetensi Digital bagi Tenaga Kerja Lokal

Penulis: Lukman Hakim  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:02:31 WIB
Legislator DPRD Kalteng Abdul Hafid mendorong pelatihan kompetensi digital bagi tenaga kerja lokal.

PALANGKA RAYA — Abdul Hafid menilai kemampuan digital bukan lagi pelengkap, melainkan syarat dasar yang menentukan apakah tenaga kerja Kalimantan Tengah bisa menembus pasar kerja yang terus berubah. Karena itu, ia mendorong program pelatihan keterampilan digital diperluas hingga ke masyarakat yang selama ini terbatas aksesnya terhadap teknologi.

Dorongan itu disampaikan legislator DPRD Kalteng tersebut dengan menekankan bahwa peningkatan kemampuan digital harus berjalan berkelanjutan. Program yang rutin dan sesuai kebutuhan lapangan disebutnya sebagai cara agar masyarakat bisa memperbarui pengetahuan sekaligus menaikkan kemampuan profesional.

Mengapa Kompetensi Digital Jadi Kunci Daya Saing

Abdul menyebut penguasaan teknologi digital kini dibutuhkan di hampir semua sektor pekerjaan. Tenaga kerja lokal, katanya, perlu mendapat ruang untuk menambah keterampilan agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

"Pengembangan kompetensi digital juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah," kata Abdul.

Ia menambahkan, keterampilan yang sesuai kebutuhan akan memperbesar peluang masyarakat memperoleh pekerjaan dan mengembangkan karier. Pembekalan sejak dini dinilai membantu generasi muda lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri.

Materi Pelatihan yang Diusulkan: dari Perangkat Lunak hingga Pemasaran Digital

Abdul menekankan pelatihan jangan disusun asal jalan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan lapangan kerja. Materi yang ia sebut mencakup penggunaan perangkat lunak, pengolahan data, pemasaran digital, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan usaha.

Kemampuan teknis saja tidak cukup. Menurut Abdul, pekerja juga perlu kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, memecahkan masalah, dan mempelajari teknologi baru agar mampu menghadapi tantangan pekerjaan yang semakin beragam.

"Dengan keterampilan yang sesuai, masyarakat diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan mengembangkan karier," sambung dia.

Peluang Usaha Mandiri lewat Platform Digital

Kompetensi digital juga dinilai membuka jalan bagi masyarakat mengembangkan usaha secara mandiri. Dengan memanfaatkan platform digital, pelaku usaha bisa memperluas pemasaran, menjangkau konsumen baru, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Abdul mendorong perhatian khusus terhadap pemerataan akses pelatihan, terutama bagi warga yang terkendala fasilitas dan akses teknologi. Dukungan infrastruktur serta pendampingan yang memadai disebutnya penting agar kesempatan meningkatkan keterampilan dirasakan lebih merata.

Kolaborasi Pemerintah, Sekolah, dan Dunia Usaha

Pemerintah daerah diharapkan terus mendukung peningkatan keterampilan melalui pelatihan yang mudah diakses masyarakat. Langkah itu dinilai membantu tenaga kerja lokal mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas kesempatan memperoleh pekerjaan yang sesuai.

"Lembaga pendidikan dan pelatihan juga memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten. Kerja sama dengan dunia usaha dan industri diperlukan agar keterampilan yang dipelajari sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan dunia kerja," tuturnya.

Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat disebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pengembangan keterampilan digital. Kolaborasi itu diharapkan menghasilkan program yang tepat sasaran dan bermanfaat nyata bagi tenaga kerja lokal.

"Peningkatan keterampilan ini menjadi salah satu upaya untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing," ungkap Abdul.

Reporter: Lukman Hakim
Sumber: beritakalteng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top