Pemprov Kalteng Siapkan 11 Rumah Oksigen dan Bagikan 3.000 Masker Gratis untuk Warga Terdampak Kabut Asap

Penulis: Oki Setiawan  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 06:02:01 WIB
Pemprov Kalteng menyiapkan 11 rumah oksigen di sejumlah kabupaten/kota untuk mendukung layanan pernapasan warga.

PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmen pemerintah provinsi memprioritaskan keselamatan dan kesehatan warga melalui penyediaan fasilitas bantuan pernapasan serta pembagian masker gratis. Sebanyak 11 lokasi rumah oksigen telah disiapkan dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Fasilitas itu berada di rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit pratama, dengan sebagian besar layanan tersedia selama 24 jam.

Sebaran Rumah Oksigen: Dari Kalawa Atei hingga Muara Teweh

Di tingkat provinsi, layanan rumah oksigen tersedia di RSJ Kalawa Atei dan RSUD Hanau yang beroperasi 24 jam. Kabupaten Kotawaringin Barat mendapat jatah di RSUD Sultan Imanuddin dan Rumah Sakit Pratama Kutaringin, keduanya melayani sehari penuh.

Kabupaten Kotawaringin Timur dilayani RSUD Parenggean yang juga buka 24 jam. Fasilitas serupa hadir di RS Pratama Katingan Kuala (Katingan), RSUD Kuala Kurun (Gunung Mas), RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (Kapuas), RSUD Muara Teweh (Barito Utara), serta RSUD Gusti Abdul Gani (Lamandau).

Seluruh titik di kabupaten tersebut menyediakan layanan selama 24 jam. Satu lokasi berbeda durasi pelayanan: RSUD Pulang Pisau di Kabupaten Pulang Pisau hanya buka 8 jam.

Imbauan untuk Warga yang Membutuhkan Dukungan Oksigen

Pemprov Kalteng mengimbau masyarakat yang membutuhkan dukungan oksigen memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut sesuai kebutuhan dan ketentuan pelayanan yang berlaku. Warga diminta tidak menunda penanganan bila mengalami gangguan pernapasan.

Selain menyiapkan rumah oksigen, pemerintah melakukan langkah preventif melalui pembagian masker gratis. Sekitar 3.000 masker disalurkan sebagai bentuk kepedulian di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti sebagian wilayah.

Masker dan Pembatasan Aktivitas Luar Ruang

Penggunaan masker dinilai sebagai langkah sederhana yang bisa dilakukan warga untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara kurang baik. Masyarakat juga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah bila tidak diperlukan dan tetap menjaga kondisi kesehatan.

Gubernur menyampaikan perhatian terhadap kondisi kesehatan masyarakat perlu terus ditingkatkan, terlebih di tengah peningkatan kasus ISPA di Kalimantan Tengah. Pemerintah mengajak warga mengikuti imbauan yang disampaikan serta menyebarluaskan informasi mengenai fasilitas kesehatan dan bantuan yang telah disiapkan.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: haikalteng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top