Bupati Seruyan Ingatkan ASN dan Warga Bijak Bermedia Sosial, Waspadai Akun Palsu dan Hoaks

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:01:01 WIB
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan imbauan bijak bermedia sosial di Kuala Pembuang.

KUALA PEMBUANG — Pemerintah Kabupaten Seruyan menaruh perhatian serius pada pola penggunaan media sosial warganya, termasuk di kalangan aparatur. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menilai era digitalisasi membuat arus informasi bergerak cepat, sehingga kemampuan menyaring konten menjadi keterampilan wajib bagi ASN maupun masyarakat umum.

Peringatan itu ia sampaikan di Kuala Pembuang, ibu kota Kabupaten Seruyan. Fokus utamanya bukan melarang warga berpendapat, melainkan mendorong kehati-hatian sebelum membagikan atau menanggapi informasi yang belum jelas kebenarannya.

Mengapa Bupati Seruyan Menyoroti Konten Fitnah dan Provokasi

Menurut Ahmad Selanorwanda, konten bernada fitnah dan provokasi menjadi jenis informasi yang paling berisiko memicu konflik di ruang digital. Ia meminta warga tidak mudah menyebarkan atau menanggapi informasi yang belum tentu benar.

"Saya ingin mengingatkan kita semua bahwa, sesuai dengan kondisi sekarang era digitalisasi era media sosial, bijaklah dalam bermedia sosial," kata bupati di Kuala Pembuang, Selasa.

Selain soal konten, ia menyoroti praktik penggunaan akun palsu untuk menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Praktik semacam itu, menurutnya, memperkeruh komunikasi publik dan menyulitkan warga membedakan mana informasi valid dan mana yang tidak.

Kritik Lewat Media Sosial Dinilai Bahan Evaluasi Kinerja

Sikap Bupati Seruyan terhadap media sosial tidak sepenuhnya restriktif. Ia menilai kritik yang disampaikan lewat platform digital bisa menjadi bahan evaluasi untuk melaksanakan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

"Oleh karenanya saya mengingatkan kita semua untuk bijak dalam bermedia sosial," pintanya.

Posisi itu menempatkan media sosial sebagai saluran dua arah. Pemerintah kabupaten membuka ruang masukan dari warga, tetapi sekaligus meminta agar penyampaiannya dilakukan secara bertanggung jawab, tanpa menyebar hoaks atau menyerang pihak lain lewat identitas palsu.

Langkah Sederhana Menghindari Hoaks di Media Sosial

Untuk terhindar dari informasi yang tidak benar, masyarakat diimbau menyaring setiap informasi yang diterima. Salah satu caranya dengan melakukan pengecekan terhadap sumber asal informasi sebelum mempercayai atau meneruskannya ke orang lain.

Langkah antisipasi lain juga dianjurkan, meski imbauan ini menekankan pengecekan sumber sebagai benteng pertama. Kebiasaan memverifikasi sumber dinilai lebih efektif dibanding menunggu klarifikasi resmi yang kadang datang terlambat di grup percakapan warga.

Imbauan Bupati Seruyan menyasar dua kelompok sekaligus: ASN di lingkungan Pemkab Seruyan yang terikat kode etik kepegawaian, dan warga umum yang setiap hari bersinggungan dengan arus informasi di kampung maupun kelurahan.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top