PANGKALAN BUN — Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan medis yang lebih cepat dan komprehensif. Bupati Nurhidayah menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan hanya bisa terwujud jika tenaga medisnya unggul dan berintegritas.
“Pelayanan kesehatan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan melalui tenaga kesehatan yang unggul, berdedikasi dan berintegritas,” kata Nurhidayah di Pangkalan Bun, Kamis.
Kelima dokter yang dilantik memiliki spesialisasi yang selama ini banyak dicari pasien di Kobar. Mereka adalah dr Untung Surapati (Spesialis Penyakit Dalam), dr Agus Ariyanto (Spesialis Mata), dr Rianti Riana Sari (Spesialis Radiologi), dr Binsar Parhusip (Spesialis Bedah Konsultan Bedah Digestif), dan dr Kausarina Purwaningrum (Spesialis Anestesiologi).
Kehadiran dokter bedah konsultan digestif dan dokter anestesi menjadi angin segar bagi warga yang sebelumnya harus dirujuk ke Palangka Raya atau luar provinsi untuk operasi saluran pencernaan dan prosedur pembiusan kompleks.
Bupati berharap para dokter spesialis ini tidak hanya melayani pasien, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi tenaga kesehatan lain di RSUD Sultan Imanuddin. “Terutama dapat menjadi teladan, motivasi dan pembinaan bagi tenaga kesehatan lainnya,” ujar Nurhidayah.
Dengan tambahan spesialis ini, Pemkab Kobar menargetkan sistem kesehatan daerah bisa merespons kebutuhan warga lebih cepat dan tepat. Selama ini, keterbatasan dokter spesialis di daerah menjadi kendala utama dalam pelayanan rujukan.
Bagi masyarakat Kotawaringin Barat, penambahan dokter spesialis berarti waktu tunggu