Pramono Anung Matangkan Pilot Project Bus Hidrogen, Infrastruktur Jadi Penentu

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 12:25:01 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan timnya masih mematangkan aspek teknis uji coba bus berbahan bakar hidrogen, termasuk kesiapan infrastruktur pengisian.

KALIMANTAN TENGAH — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum menetapkan jadwal pasti uji coba bus berbahan bakar hidrogen meski Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan itu di ibu kota. Pramono Anung menyatakan timnya masih mematangkan sejumlah aspek teknis, terutama kesiapan stasiun pengisian hidrogen.

“Segera kita matangkan terlebih dahulu, nanti kalau sudah infrastrukturnya siap dan juga sudah waktunya, nanti akan kami sampaikan kepada publik,” kata Pramono di Stasiun MRT Bundaran HI Bank Jakarta, Rabu (29/7/2026).

PLN dan Pertamina Disiapkan sebagai Penyokong Pasokan

Bahlil sebelumnya mengungkapkan bahwa sumber pengisian daya bus hidrogen akan disiapkan oleh dua BUMN energi. PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) ditugaskan untuk membangun infrastruktur pendukung, termasuk fasilitas produksi dan distribusi hidrogen.

Usulan itu bermula dari laporan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo kepada Bahlil mengenai potensi pemanfaatan hidrogen untuk angkutan massal. “Nah, tadi apa yang disampaikan oleh Pak Darmo tentang bus, saya coba komunikasikan dengan Pak Gubernur DKI untuk memanfaatkan,” ujar Bahlil dalam Global Hydrogen Ecosystem Summit & Exhibition (GHES) 2026 di JICC Senayan, Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Produsen Mobil Siap Sumbang Unit untuk Uji Coba

Pramono mengungkapkan inisiatif penggunaan hidrogen tidak hanya datang dari pemerintah pusat. Sejumlah produsen kendaraan telah menyatakan minat untuk mendukung uji coba di Jakarta.

“Selain dari permintaan dari Menteri ESDM, juga ada permintaan dari beberapa produsen mobil yang mereka memproduksi hidrogen untuk bisa digunakan di Jakarta, bahkan mereka akan menyumbangkan satu dua mobil untuk sebagai pilot project penggunaan hidrogen untuk di Jakarta,” kata Pramono.

Komunikasi antara Pemprov DKI dan Kementerian ESDM disebut sudah berlangsung intensif. Pramono mengaku telah berbicara langsung dengan Bahlil dan Dirut PLN untuk membahas teknis integrasi bus hidrogen ke sistem Transjakarta dan Transjabodetabek.

Jakarta Jadi Barometer Transisi Energi Nasional

Langkah ini menempatkan Jakarta sebagai laboratorium uji coba kendaraan hidrogen pertama di Indonesia. Keberhasilan pilot project di ibu kota akan menjadi acuan bagi daerah lain yang tengah menjajaki energi alternatif untuk transportasi umum.

Kendaraan berbahan bakar hidrogen menghasilkan emisi berupa uap air, bukan karbon dioksida. Teknologi ini dinilai sejalan dengan target pemerintah mencapai net zero emission pada 2060. Namun, tantangan utama tetap pada biaya produksi hidrogen yang masih tinggi dan infrastruktur yang belum tersebar luas.

Pramono belum merinci anggaran yang dialokasikan untuk proyek percontohan ini. Ia hanya memastikan pengumuman resmi akan dilakukan setelah infrastruktur dinyatakan siap.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top