KALIMANTAN TENGAH — Pekan kedua MPL Indonesia Season 18 yang berlangsung akhir pekan lalu mengubah peta kekuatan klasemen sementara. Bigetron Alpha keluar sebagai tim paling dominan dengan mengoleksi poin penuh, sementara posisi papan atas lainnya dihuni oleh nama yang tak terduga.
Perubahan meta hero dan kedalaman rotasi draft menjadi faktor krusial yang menentukan hasil setiap pertandingan. Tim yang berani berinovasi dan disiplin dalam eksekusi berhasil memetik hasil maksimal, sedangkan tim yang terlambat beradaptasi kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan.
Bigetron Tampil Tanpa Celah di Laga Puncak
Bigetron Alpha membuktikan diri sebagai kandidat terkuat juara musim ini. Mereka menumbangkan Dewa United Esports 2-0 dan mengalahkan ONIC Esports 2-1 dalam laga yang dijuluki "The Next Derby".
Saat menghadapi Dewa United, BTR menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan di game kedua meski sempat tertinggal ribuan gold. Namun puncak performa mereka terlihat saat meladeni ONIC, di mana permainan agresif Nael sebagai jungler berpadu apik dengan ketangguhan Shogun di XP Lane.
Shogun menjadi tembok kokoh di garis depan dengan mengandalkan hero berdaya tahan tinggi seperti Uranus, Barats, dan Belerick. Hal ini memberi ruang gerak leluasa bagi rekan-rekannya untuk mengunci kemenangan dan melesat ke puncak klasemen sementara.
EVOS Kembali Catat Hasil Imbang 2-2
EVOS kembali menunjukkan pola yang sama seperti pekan pertama: menang satu laga, kalah satu laga. Di pekan kedua, mereka takluk 0-2 dari Team Liquid ID sebelum bangkit dan menghancurkan Geek Fam dengan skor telak 2-0.
Kekalahan dari TLID disebabkan miskomunikasi dan blunder individu, seperti positioning Claude milik Erlan yang kurang fokus serta tertangkapnya Albert di momen krusial. TLID yang bermain lebih disiplin berhasil memanfaatkan celah tersebut untuk mengamankan kemenangan dramatis.
Kebangkitan EVOS terjadi di laga kedua. Coach Aldo mengeluarkan kejutan strategi dengan menurunkan pick tidak biasa, termasuk debut Hanzo lifesteal/semi-tank oleh Albert. Sinergi apik bersama Muezza dan sokongan Rafaela Midlaner dari Ryza membuat EVOS mendikte tempo team fight secara mulus.
Meski menang telak, EVOS dinilai masih perlu mematangkan chemistry dan sentuhan akhir agar tidak kembali tergelincir di pekan-pekan krusial berikutnya.
NAVI Jadi Kuda Hitam dengan Dua Kemenangan Sempurna
NAVI menjadi tim paling mengejutkan di pekan kedua. Mereka menyapu bersih dua laga dengan menumbangkan Team Liquid ID 2-0 dan Geek Fam 2-1, sekaligus mengantarkan tim tersebut melesat ke posisi ketiga klasemen sementara.
Keberhasilan ini tidak lepas dari racikan tangan dingin Coach Ynot, pelatih berstatus juara dunia yang berhasil menyatukan komunikasi tim meski dihuni para pemain muda. Penampilan impresif Jizee sebagai midlaner yang piawai memainkan hero poke seperti Novaria menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan.
Bermain tenang tanpa beban menjadi kunci utama NAVI dalam mengamankan poin penuh di pekan kedua. Hasil ini sekaligus memberi sinyal bahwa persaingan papan atas MPL ID S18 semakin terbuka dan sulit ditebak.
Pekan ketiga akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Bigetron untuk mempertahankan konsistensi, sekaligus kesempatan bagi EVOS dan tim papan bawah lainnya untuk memperbaiki posisi. Dengan meta yang terus berkembang, kedalaman draft dan kestabilan mental akan menentukan siapa yang bertahan di puncak.