Pencarian

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ubah Bentuk Jadi Lebih Lebar, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 07:37:32 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8 Ubah Bentuk Jadi Lebih Lebar, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Galaxy Z Fold 8 diperlihatkan dengan desain baru yang lebih lebar saat dibuka di sebuah acara peluncuran di Kalimantan Tengah.

KALIMANTAN TENGAH — Galaxy Z Fold 8 hadir dengan perubahan paling signifikan dibanding pendahulunya. Alih-alih mempertahankan rasio layar tinggi dan sempit seperti generasi sebelumnya, Samsung memilih desain yang lebih lebar dan "gendut". Perubahan ini bukan sekadar sentuhan kosmetik—ia mengubah cara perangkat digunakan sehari-hari, dari cara menggenggam, membaca, hingga bermain game.

Desain Baru yang Berbeda dari Generasi Sebelumnya

Bentuk adalah cerita utama Galaxy Z Fold 8. Rasio 16:10 pada layar penutup membuatnya tampak lebih pendek dan lebar dibanding kebanyakan smartphone modern yang justru makin memanjang. Samsung menyebut pendekatan ini sebagai "ultra-wide", sebuah lompatan dari desain yang relatif stagnan di kategori foldable selama beberapa tahun terakhir.

Perubahan ini juga terasa seperti kilas balik ke era Oppo Find N dan Pixel Fold generasi pertama yang sempat populer karena ukurannya yang ringkas. Saat itu, Android belum siap dengan rasio layar lebar karena banyak aplikasi yang tidak kompatibel. Kini, situasinya hampir sama, tapi dengan catatan berbeda.

Layar Utama 4:3 Seperti iPad Mini

Bagian paling menarik ada di layar utama yang kini memakai rasio 4:3, persis seperti iPad. Artinya, Galaxy Z Fold 8 efektif menjadi iPad Mini yang bisa dilipat dan masuk ke saku. Rasio ini jauh lebih unggul untuk konsumsi konten dibanding bentuk vertikal generasi sebelumnya.

Video terasa lebih nyaman ditonton, terutama konten dengan rasio tinggi seperti film IMAX Enhanced di Disney+. Game juga tampil lebih baik karena kanvasnya jauh lebih luas tanpa distorsi aneh yang kerap muncul di rasio tak lazim sebelumnya. Fotografi juga diuntungkan—melihat hasil jepretan di layar 4:3 terasa natural karena proporsinya sesuai dengan rasio sensor kamera.

Multitasking dan Browsing Masih Jadi Kelemahan

Sayangnya, bentuk baru ini tidak unggul di semua skenario. Multitasking justru terasa lebih sempit. Membuka tiga aplikasi bersamaan dalam satu layar terasa sesak, dan bahkan dua aplikasi berdampingan pun kurang nyaman saat keyboard virtual muncul. Keyboard yang dominan memakan separuh layar membuat ruang kerja efektif menyusut drastis.

Membaca artikel web juga bukan pengalaman terbaik. Di Chrome, bilah atas menyita terlalu banyak ruang. Saat mengetik URL atau mencatat di aplikasi lain, keyboard memakan setengah layar—ditambah bilah Chrome, area yang tersisa untuk konten jadi sangat terbatas. Ini kontras dengan e-book yang justru tampil sempurna di rasio 4:3.

Satu Perangkat, Dua Karakter Berbeda

Keunikan Galaxy Z Fold 8 adalah karakternya yang berubah total tergantung orientasi perangkat. Dalam posisi potret, ia optimal untuk konsumsi konten. Putar 90 derajat ke posisi lanskap, dan ia berubah menjadi alat produktivitas yang lebih baik untuk menulis atau bekerja dengan dokumen.

Fleksibilitas ini menjawab pertanyaan mengapa Samsung merilis dua model Galaxy Z Fold tahun ini. Galaxy Z Fold 8 Ultra tetap mempertahankan rasio vertikal untuk pengguna yang mengutamakan produktivitas dan kreasi konten, sementara Fold 8 hadir untuk mereka yang lebih banyak mengonsumsi media. Samsung juga disebut sedang bersiap menghadapi kompetisi dengan foldable pertama Apple yang kabarnya akan meluncur tahun ini dengan bentuk serupa.

Kesimpulan: Untuk Siapa Galaxy Z Fold 8?

Galaxy Z Fold 8 jelas bukan untuk semua orang, tapi jangkauannya lebih luas dari pendahulunya. Pengguna yang gemar menonton video, bermain game, dan membaca e-book akan merasakan peningkatan signifikan. Sebaliknya, mereka yang mengandalkan perangkat untuk menulis panjang atau multitasking berat mungkin tetap lebih cocok dengan Galaxy Z Fold 8 Ultra.

Keputusan akhir tetap bergantung pada prioritas penggunaan. Namun satu hal yang pasti: setelah bertahun-tahun industri foldable berjalan di tempat, Samsung akhirnya berani mengambil arah baru. Dan untuk sebagian besar pengguna, arah ini terasa lebih tepat.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: 9to5google.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks