PALANGKA RAYA — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengonfirmasi penerimaan tiga nama peserta seleksi Sekda definitif dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalteng Lisda Arriyana pada Jumat (10/7/2026). Ia menegaskan urutan abjad dalam pengumuman tidak menunjukkan peringkat peserta.
“Sudah ada tiga nama. Tadi saya di-WhatsApp Ibu Lisda, ada Pak Baru, Pak Farid, dan Ibu Linae,” ujar Edy saat ditemui di Best Western Hotel Palangka Raya.
Proses Seleksi: Dari Asesmen BKN ke Meja Presiden
Tes asesmen digelar selama tiga hari di Pusat Penilaian Kompetensi BKN, Jakarta. Dari sejumlah peserta, panitia seleksi mengerucutkan hasil menjadi tiga nama tanpa peringkat.
Dua peserta lain yang tidak masuk tiga besar adalah Kepala Dinas PMPTSP Barito Utara Syahmiludin A. Surapati dan Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko.
Langkah Selanjutnya: Pengajuan ke Kemendagri dan Setneg
Edy Pratowo menjelaskan hasil seleksi akan diajukan ke Kementerian Dalam Negeri dan Sekretariat Negara untuk diproses lebih lanjut. Surat Keputusan (SK) pengangkatan Sekda definitif akan langsung diterbitkan oleh Presiden.
“Ini prosedurnya nanti diajukan ke pusat, seperti Kementerian Dalam Negeri dan Sekretariat Negara. Karena SK-nya nanti langsung dikeluarkan oleh Presiden. Itu yang kita tunggu,” jelasnya.
Kursi Sekda Kalteng Kosong Sejak 2024
Jabatan Sekda Kalteng telah diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan Penjabat (Pj) sejak 2024. Linae Victoria Aden sendiri baru dilantik sebagai Pj Sekda oleh Gubernur Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, pada 31 Maret 2026, di samping jabatannya sebagai Kepala DP3APPKB Kalteng.
“Ya kita harapkan begitu. Insya Allah, kita tunggu prosesnya saja,” pungkas Edy menanggapi harapan agar Kalteng segera memiliki Sekda definitif.