KALIMANTAN TENGAH — Lepas resmi melepas E4 EV ke pasar. Bukan melalui ajang pameran, pabrikan langsung mengirimkan unit ke jaringan dealer. Langkah ini cukup agresif, mengingat E3 listrik sebelumnya dirilis dengan pendekatan bertahap. Belum ada konferensi pers atau rilis resmi detail, namun informasi dari saluran distribusi menyebutkan spesifikasi teknis E4 EV sudah dikonfirmasi.
Baterai Lebih Besar, Tenaga Naik dari E3 Listrik
Dari data yang beredar di internal dealer, E4 EV menggendong baterai berkapasitas 4,5 kWh. Angka ini naik dari E3 listrik yang hanya 3,8 kWh. Motor listrik penggeraknya diklaim menghasilkan torsi instan 180 Nm, naik 20 Nm dari generasi sebelumnya.
Kecepatan puncak disebut tembus 105 km/jam. Jarak tempuh sekali cas diklaim mencapai 120 km dalam mode eco. Angka-angka ini menempatkan E4 EV di kelas atas skuter listrik Tanah Air, bersaing langsung dengan model-model dari pabrikan China yang mulai membanjiri pasar.
Pengisian Daya Lebih Cepat, Colokan Tetap Sama
Satu perubahan signifikan ada di sistem pengisian. E4 EV mendukung fast charging 2 jam dari 0 ke 80 persen. Sebagai perbandingan, E3 listrik butuh 4 jam untuk pengisian penuh. Colokan tetap menggunakan port tipe standar nasional, jadi pemilik tidak perlu ganti infrastruktur rumah.
Fitur regenerative braking juga disematkan. Sistem ini mengembalikan energi saat deselerasi, klaimnya bisa menambah 10 persen jarak tempuh dalam kondisi stop-and-go di perkotaan. Fitur ini absen di E3 listrik.
Dua Varian Warna, Satu Pilihan Baterai
- Putih Glossy – finishing solid, tanpa stiker dekoratif
- Hitam Doff – tema gelap, pelek dan cover rem senada hitam
Kedua varian hanya dibedakan warna. Tidak ada perbedaan baterai atau motor listrik. Lepas memilih pendekatan simpel: satu spesifikasi teknis, dua opsi tampilan. Ini berbeda dengan E3 listrik yang sempat memiliki varian baterai lebih kecil untuk harga murah.
Harga Masih Rahasia, Dealer Mulai Terima Inden
Pemasaran sudah berjalan di sejumlah dealer Jabodetabek. Harga belum dipublikasikan secara resmi, namun beberapa calon pembeli yang dihubungi tim Oto menyebut angka indikatif Rp 28-30 juta. Jika benar, E4 EV berada di rentang yang sama dengan kompetitor sekelas, namun dengan spesifikasi baterai dan motor yang lebih unggul dari E3 listrik.
Lepas belum mengonfirmasi ketersediaan untuk kota-kota besar lain di luar Jawa. Pengiriman unit pertama diperkirakan mulai pekan depan. Garansi baterai disebut mengikuti standar industri, yakni 3 tahun atau 30.000 km.