PURUK CAHU — Babak penyisihan MTQ VIII KORPRI Kalimantan Tengah 2026 resmi berakhir pada hari kedua penyelenggaraan, Jumat (26/6/2026). Seluruh cabang lomba berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti di sejumlah venue yang tersebar di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Murung Raya.
Dua Cabang Masih Lanjut ke Babak Final Siang Ini
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, M. Yusi Abdhian, yang bertindak sebagai Dewan Pengawas/Penasehat MTQ, menyatakan sebagian besar lomba hanya menggunakan sistem gugur dalam satu babak penyisihan. Namun, dua cabang tetap berlanjut ke final.
"Kecuali beberapa cabang seperti cipta baca puisi dan karya tulis ilmiah Al-Qur'an yang dilanjutkan ke babak final karena peserta harus mempresentasikan karya yang telah ditulis maupun diciptakan," ujar Yusi usai monitoring di lokasi.
Babak final kedua cabang tersebut dijadwalkan berlangsung pada siang hari setelah seluruh rangkaian penyisihan selesai.
Rapat Pleno Dewan Hakim Digelar Besok
Yusi mengungkapkan, secara keseluruhan pelaksanaan MTQ hingga hari kedua berjalan sukses dan tertib. Agenda selanjutnya adalah penetapan hasil perlombaan oleh dewan hakim.
"Alhamdulillah, pelaksanaan hari kedua sekaligus hari terakhir penyisihan berjalan lancar. Dapat kita simpulkan penyelenggaraan musabaqah berjalan sukses. Besok akan dilaksanakan rapat pleno Dewan Hakim untuk menetapkan peringkat kejuaraan, kemudian dilanjutkan dengan penutupan MTQ," harapnya.
Peserta Enam Kali Ikuti MTQ KORPRI: Motivasi ASN Amalkan Al-Qur'an
Salah satu peserta lomba Hifzil Al-Qur'an Golongan Hafalan Surah An-Nisa dan 7 Surah Pilihan dari Kafilah Kabupaten Kapuas, Bejo, menceritakan pengalamannya mengikuti ajang ini sejak 2016. Ia tercatat telah enam kali berpartisipasi dan beberapa kali mewakili Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional.
"Alhamdulillah, saya mengikuti MTQ KORPRI sejak tahun 2016 dan ini menjadi keikutsertaan saya yang keenam. Saya juga beberapa kali mewakili hingga tingkat nasional dengan capaian pernah meraih juara III, IV, dan VI," kata Bejo.
Menurutnya, kompetisi ini menjadi motivasi bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, menghafal, memahami, sekaligus mengamalkan Al-Qur'an sebagai pedoman hidup. Ia berharap MTQ KORPRI mampu mendorong ASN di Kalimantan Tengah memberikan pelayanan publik yang lebih baik.
"Harapan kami, melalui MTQ KORPRI ini ASN di Kalimantan Tengah semakin bersemangat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an sehingga daerah ini menjadi semakin maju, berkah, dan masyarakatnya semakin berakhlak," tambahnya.