KALIMANTAN TENGAH — Berdasarkan ribuan simulasi yang dijalankan algoritma Opta, Spanyol muncul sebagai negara dengan probabilitas tertinggi untuk mengangkat trofi di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 2026 nanti. Angka 16,1 persen itu menjadikan skuad asuhan Luis de la Fuente sebagai tim yang paling mungkin melaju hingga partai final.
Persaingan Tiga Besar: Spanyol, Brasil, dan Prancis Saling Kejar
Brasil menguntit di posisi kedua dengan selisih tipis, sementara Prancis menempati peringkat ketiga dalam daftar unggulan. Ketiganya diprediksi akan mendominasi turnamen, mengingat kedalaman skuad dan performa konsisten di kompetisi internasional terbaru.
Opta menggunakan data historis, kekuatan tim, dan variabel turnamen untuk menghasilkan prediksi ini. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada tim yang memiliki peluang di atas 20 persen, menandakan persaingan diprediksi sangat ketat.
Mengapa Spanyol Layak Diunggulkan?
Kemenangan di Euro 2024 menjadi modal berharga bagi Spanyol. Generasi muda seperti Lamine Yamal dan Pedri telah membuktikan diri di panggung besar, dipadukan dengan pengalaman pemain senior seperti Rodri dan Álvaro Morata.
Gaya permainan penguasaan bola yang khas juga kerap merepotkan lawan di turnamen multi-partai. Kombinasi antara pengalaman juara dan regenerasi pemain menjadi alasan utama algoritma Opta memarkir Spanyol di puncak daftar.
Kejutan dari Tim Non-Unggulan?
Opta juga mencatat potensi kejutan dari tim-tim seperti Argentina, Jerman, dan Inggris yang berada di kelompok pengejar. Meski peluang mereka lebih kecil, faktor pengalaman dan kualitas individu pemain bisa mengubah peta persaingan.
Turnamen Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama dengan format 48 tim. Penambahan jumlah peserta ini membuka peluang bagi negara-negara yang sebelumnya jarang tampil untuk menciptakan kejutan.
Prediksi berbasis data memang tidak selalu akurat, tapi tetap menjadi acuan awal untuk melihat peta kekuatan tim. Skuad asuhan Luis de la Fuente kini punya beban moral sebagai favorit utama.