KALIMANTAN TENGAH — Hasil imbang ini menjadi hasil seri kedua bagi kedua tim di Piala Dunia 2026. Iran dan Belgia sama-sama mengoleksi dua poin, dengan Team Melli memuncaki klasemen Grup G berkat keunggulan selisih gol.
Gol Taremi Dianulir VAR di Babak Pertama
Peluang emas pertama Iran datang pada menit ke-25. Mehdi Taremi sukses menjebol gawang Belgia lewat skema bola mati, memanfaatkan umpan mendatar tendangan bebas Ehsan Hajsafi.
Namun, kebahagiaan itu sirna setelah Video Assistant Referee (VAR) menganulir gol tersebut. Taremi dinilai berada dalam posisi offside saat menerima umpan dari Hajsafi. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Kiper Beiranvand Gemilang, Belgia Kehilangan Pemain
Memasuki babak kedua, Belgia meningkatkan tekanan. Namun, kiper Iran Alireza Beiranvand tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya De Rode Duivels.
Nasib buruk menimpa Belgia pada menit ke-67. Bek Nathan Ngoy menerima kartu merah langsung dari wasit karena menarik Mehdi Taremi dari belakang. Iran pun bermain dengan keunggulan jumlah pemain selama 23 menit sisa pertandingan plus waktu tambahan.
Keunggulan Pemain Tak Berbuah Gol
Pelatih Iran Amir Ghalenoei langsung menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih agresif. Namun, pertahanan Belgia yang rapat dan keputusan akhir yang buruk membuat Iran gagal menciptakan gol.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-0 tetap bertahan. Iran harus puas dengan satu poin, sama seperti yang diraih Belgia.
Klasemen Grup G Masih Ketat
Hasil imbang ini membuat persaingan di Grup G Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar. Iran dan Belgia sama-sama mengantongi dua poin dari dua pertandingan. Laga penentuan di matchday ketiga akan menjadi kunci bagi kedua tim untuk lolos ke babak 16 besar.