BUNTOK — Puluhan paket sembako dibagikan langsung oleh personel Ditpolairud Polda Kalteng kepada warga yang membutuhkan di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito. Bantuan ini diangkut menggunakan Kapal Polisi XVIII-2001 yang menyusuri sungai untuk menjangkau permukiman tepi air yang akses daratnya terbatas.
Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, melalui Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. “Sangat penting bagi kita untuk menjaga hubungan sosial terhadap lingkungan dan kepada sesama. Hal ini bertujuan agar lingkungan kita tetap kondusif serta tercipta keharmonisan satu dengan yang lainnya,” ujarnya.
Bukan Sekadar Bansos, Tapi Jaga Hubungan Sosial
Menurut Kombes Pol Dony Eka Putra, pembagian sembako ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah kesulitan warga. Ia menyebut bahwa aktivitas di bantaran sungai kerap luput dari perhatian karena lokasinya yang terpencil dan hanya bisa diakses melalui transportasi air.
“Banyak manfaat dari terjaganya hubungan sosial yang baik, di antaranya mempererat tali silaturahmi, meningkatkan rasa empati dan simpati, serta yang paling utama adalah menjaga keutuhan masyarakat,” beber Dony.
Warga Bantaran Sungai: Akses Terbatas, Kebutuhan Mendesak
Wilayah bantaran DAS Barito di Kabupaten Barito Selatan merupakan salah satu kantong permukiman yang mayoritas warganya bekerja sebagai nelayan dan buruh harian. Akses terhadap bahan pokok kerap terkendala jarak dan biaya transportasi sungai yang mahal.
Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban hidup warga sekaligus memperkuat sinergitas antara kepolisian dan masyarakat. Ditpolairud Polda Kalteng berkomitmen untuk melanjutkan patroli sosial serupa secara berkala demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan damai di wilayah perairan Kalteng.