UGM Jajaki Kerja Sama Riset dan Pertukaran Akademik dengan Tsinghua dan Peking University di Beijing

Penulis: Oki Setiawan  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:03:01 WIB
Delegasi UGM berkunjung ke Beijing pada 12–13 Oktober 2026 untuk menjajaki kerja sama dengan Universitas Tsinghua dan Universitas Peking.

JAKARTA — Kunjungan delegasi UGM ke Beijing pada 12–13 Oktober 2026 menjadi langkah awal perluasan kolaborasi dengan dua kampus terkemuka Tiongkok. Selain berdialog dengan pimpinan kedua universitas, rombongan meninjau laboratorium dan pusat riset untuk memetakan peluang kerja sama berbasis keahlian masing-masing institusi.

Apa Saja yang Disepakati dalam Kunjungan ke Beijing?

Rektor UGM Ova Emilia menyatakan kemitraan dengan Universitas Tsinghua dan Universitas Peking berpotensi memperluas kolaborasi akademik. Menurutnya, kerja sama itu mencakup peningkatan pendidikan dan penelitian, pertukaran dosen serta mahasiswa, hingga pengembangan program bersama.

Ova menambahkan, arah kerja sama disesuaikan dengan kebutuhan Indonesia dan Tiongkok. "Kerja sama dengan kedua perguruan tinggi itu berpotensi memperluas kolaborasi akademik yang memberikan manfaat bagi Indonesia dan Tiongkok," ujarnya dalam keterangan yang dikutip dari bahan berita.

Hubungan UGM dan Tsinghua Sudah Berjalan Sejak 2016

Jejak kerja sama UGM dengan Universitas Tsinghua dimulai pada 2016. Kala itu UGM menjadi tuan rumah bagi 20 mahasiswa dan eksekutif senior Tsinghua dalam Program Musim Panas Pemahaman Lintas Budaya.

Hubungan kedua institusi kemudian diperkuat lewat penandatanganan nota kesepahaman pada 2022. Fondasi itu menjadi pijakan bagi perluasan kerja sama yang dijajaki dalam kunjungan terbaru.

Fokus Khusus dengan Universitas Peking: Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat

Penjajakan dengan Universitas Peking menitikberatkan bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat. Wakil Presiden Universitas Peking Fang Fang menyebut kemitraan dengan perguruan tinggi dan lembaga riset Indonesia sebagai bagian penting dari pengembangan kerja sama akademik internasional.

Landasan kolaborasi kedua universitas telah ada melalui kerja sama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Peking dengan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan UGM. Perjanjian yang berlaku pada 2025–2030 itu membuka ruang pengembangan pendidikan kedokteran dan ilmu kesehatan.

Fasilitas Riset yang Ditinjau Delegasi UGM

Selama kunjungan, delegasi UGM meninjau sejumlah fasilitas akademik dan penelitian. Di Universitas Tsinghua, rombongan melihat laboratorium serta Pusat Teknologi Farmasi. Sementara di Universitas Peking, delegasi mengunjungi Pusat Ilmu Kesehatan.

Peninjauan fasilitas itu diharapkan membantu kedua pihak mengidentifikasi peluang kolaborasi berdasarkan keahlian dan kepentingan bersama. Bagi UGM, pemetaan ini menjadi bahan awal sebelum kerja sama masuk tahap kesepakatan yang lebih konkret.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: enewskalteng.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top