KALIMANTAN TENGAH — Perum BULOG memperkenalkan kemasan baru beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Medium dengan identitas "Beras Kita Medium" di Balai Kalurahan Potorono, Bantul, DIY, Selasa (20/10). Peluncuran bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Kemasan anyar ini menyasar rumah tangga berpenghasilan rendah yang membutuhkan beras berkualitas dengan harga terjangkau.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen BULOG memperkuat identitas produk pangan pemerintah, menjaga stabilitas pasokan dan harga beras, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan pemerintah. Tampilan kemasan dibuat lebih segar agar beras SPHP semakin mudah dikenali keluarga Indonesia.
Siapa Saja yang Hadir
Peluncuran dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto (Titiek Soeharto), Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko, Sekretaris Perusahaan Perum BULOG, serta Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Yogyakarta beserta jajaran.
Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantul juga hadir. Kehadiran para pemangku kepentingan itu mencerminkan sinergi dalam mendukung keberlanjutan program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi Komisi IV DPR
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah memperkuat ketahanan pangan selama dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran. Menurut Titiek, BULOG terus menghadirkan inovasi, termasuk melalui kemasan baru beras SPHP dengan identitas Beras Kita Medium.
"Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kita melihat komitmen yang kuat untuk terus memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan Indonesia. Saya mengapresiasi langkah BULOG yang terus menghadirkan inovasi, termasuk melalui peluncuran kemasan baru beras SPHP dengan identitas Beras Kita Medium. Ini menjadi langkah positif agar produk beras pemerintah semakin dikenal, dipercaya, dan dekat dengan masyarakat," ujar Titiek.
Titiek menilai kemasan baru bukan sekadar pembaruan identitas produk. Menurut dia, kemasan itu membawa pesan penghargaan terhadap hasil pertanian dalam negeri dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat.
"Saya berharap Beras Kita Medium dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap beras SPHP. Kemasan yang menampilkan kekayaan alam dan semangat perjuangan petani Indonesia ini juga menjadi pengingat bahwa kemandirian pangan harus terus kita bangun bersama. Yang terpenting, masyarakat dapat memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau, sementara petani dalam negeri terus mendapatkan dukungan," lanjut Titiek.
Manfaat bagi Rumah Tangga dan Petani
Bagi rumah tangga berpenghasilan rendah, beras SPHP Medium menjadi jalur untuk memperoleh beras berkualitas dengan harga terjangkau. Program ini menyasar kebutuhan pangan sehari-hari kelompok masyarakat yang paling sensitif terhadap fluktuasi harga beras di pasar.
Di sisi hulu, kemasan yang menampilkan kekayaan alam dan semangat perjuangan petani Indonesia dirancang sebagai pengingat bahwa kemandirian pangan dibangun bersama. BULOG menempatkan dukungan terhadap petani dalam negeri sebagai bagian tak terpisahkan dari program stabilisasi pangan pemerintah.
Peluncuran di Bantul menegaskan posisi BULOG sebagai pelaksana kebijakan pangan pemerintah di tingkat lapangan. Identitas baru Beras Kita Medium diharapkan mempercepat pengenalan produk di tengah masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga beras nasional.