Pencarian

Warga Palangka Raya Empat Bulan Terkepung Asap Karhutla, Mahasiswa Demo Minta Respons Gubernur Kalteng

Selasa, 20 Oktober 2026 • 18:31:01 WIB
Warga Palangka Raya Empat Bulan Terkepung Asap Karhutla, Mahasiswa Demo Minta Respons Gubernur Kalteng
Asap karhutla menyelimuti Kota Palangka Raya selama hampir empat bulan dan mengganggu aktivitas warga.

PALANGKA RAYA — Kepungan asap karhutla di Kota Palangka Raya telah berlangsung hampir empat bulan. Jurnalis Transmedia, Samsudinnor, melaporkan langsung dari lokasi untuk memantau dampak yang dialami warga sehari-hari.

Laporan itu disampaikan dalam siaran video yang menyorot kondisi terkini ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah. Asap yang bertahan lama membuat aktivitas warga, termasuk kalangan pelajar dan pekerja, terganggu.

Mahasiswa Turun ke Jalan Menuntut Respons Gubernur Kalteng

Di tengah situasi itu, mahasiswa menggelar aksi demo. Mereka mendesak Gubernur Kalimantan Tengah mengambil langkah konkret menangani karhutla yang tak kunjung padam.

Demo mahasiswa menjadi sorotan karena menunjukkan keresahan publik yang meluas. Warga menilai penanganan asap belum menyentuh akar persoalan.

Bagaimana Kondisi Palangka Raya Saat Ini?

Pemantauan langsung di lapangan menjadi cara untuk mengetahui dampak karhutla terhadap kehidupan warga Palangka Raya. Laporan dari lokasi menyorot kondisi terkini kota yang masih diselimuti asap.

Hampir empat bulan asap bertahan menandakan karhutla belum tertangani tuntas. Warga menantikan langkah nyata dari pemerintah daerah.

Desakan agar Gubernur Kalteng Turun Tangan

Respons Gubernur Kalteng menjadi pertanyaan utama setelah demo mahasiswa. Publik menunggu apakah pemerintah provinsi akan mengambil kebijakan khusus untuk meredam dampak asap.

Karhutla di Kalimantan Tengah bukan persoalan baru. Namun durasi kepungan asap yang mencapai hampir empat bulan membuat tekanan publik terhadap pemerintah semakin besar.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks