GUNUNG MAS — Regu Piket Polsek Rungan bersama personel Koramil dan Damkar SKS Listrik Kalimantan (SLK) langsung bergerak setelah titik api ditemukan. Lokasi kebakaran berada pada koordinat -1.40062, 113.56977, tepat di tepi jalan raya desa setempat.
Menurut keterangan petugas, api ditemukan saat patroli rutin karhutla yang dimulai pukul 07.00 WIB. Begitu titik api terlihat, personel di lapangan tidak menunggu lama dan memulai pemadaman untuk memutus jalur api.
Satu unit kendaraan roda empat milik Damkar SLK dikerahkan mendukung proses pemadaman. Personel gabungan bertahan di lokasi hingga api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang berpotensi menyulut kembali.
Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim, mewakili Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi, menyatakan patroli karhutla dijalankan untuk mendeteksi titik api sekaligus mempercepat penanganan begitu kebakaran ditemukan.
"Begitu personel menemukan titik api, langkah pemadaman langsung dilakukan bersama Koramil dan Damkar SLK. Fokus kami adalah memutus jalur api agar tidak menyebar lebih luas dan memastikan penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," ujar Ipda Muhamad Helmi Hakim.
Ia menambahkan, keterlibatan berbagai unsur sangat membantu penanganan di lapangan. Dukungan kendaraan pemadam mempercepat pengendalian titik api sehingga kebakaran tidak meluas ke area lain.
Selain memadamkan api, petugas memeriksa lokasi kebakaran. Penelusuran kepemilikan lahan masih berlangsung sebagai bagian dari tindak lanjut temuan titik api oleh Polsek Rungan bersama unsur terkait.
Patroli dan penanganan langsung semacam ini menjadi bagian dari upaya Polsek Rungan merespons potensi karhutla di wilayah hukumnya. Kehadiran personel di lapangan memungkinkan titik api ditangani sebelum meluas.
Polres Gumas berharap kerja sama antara kepolisian, TNI, perusahaan, pemerintah setempat, dan masyarakat terus terjaga dalam pencegahan maupun penanganan karhutla. Kolaborasi itu dinilai kunci agar pelayanan publik dan upaya menjaga lingkungan di Gumas tetap optimal.