Gagal Menang di Laga Perdana, Rekor Ciamik Garuda Muda di Kualifikasi Piala Asia U-20 Terhenti

Penulis: Oki Setiawan  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 18:47:02 WIB
Pesepak bola Timnas Indonesia U-20 berebut bola dengan pemain Malaysia pada laga pertama Kualifikasi Piala Asia U-20 di Kalimantan Tengah, Selasa (2/9).

KALIMANTAN TENGAH — Bermain dominan sejak menit awal, Garuda Muda justru kehabisan cara membongkar pertahanan Malaysia. Peluang demi peluang tercipta, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga peluit panjang berbunyi.

Peluang Emas Irpan Abadi di Menit ke-79

Momen paling dramatis terjadi menjelang akhir laga. Pada menit ke-79, tendangan kiper Malaysia, Faez Iqhwan, gagal dibuang dengan sempurna. Bola melambung di depan gawang yang sudah kosong, dan Irpan Abadi yang berlari menyambutnya melakukan sundulan.

Namun, alih-alih mengarah ke gawang, bola justru melambung di atas mistar. Peluang emas itu hilang begitu saja, dan Indonesia harus puas berbagi angka di laga pembuka.

Dominasi Tanpa Gol dan Rekor yang Terputus

Sejak babak pertama, tim asuhan Nova Arianto terus menekan pertahanan lawan. Welder Jardim dan Irpan Abadi menjadi ujung tombak yang merepotkan, tetapi penyelesaian akhir menjadi masalah utama. Statistik penguasaan bola yang impresif tidak berbanding lurus dengan jumlah gol yang dicetak.

Hasil ini juga memutus catatan apik yang telah dibangun Timnas U-20 selama lebih dari satu dekade. Sejak Kualifikasi Piala Asia U-20 2014, Indonesia selalu memenangi laga pertama kualifikasi. Saat itu, Indonesia menundukkan Laos 4-0, lalu mengalahkan Brunei Darussalam di edisi 2018. Pada kualifikasi 2023, Timor Leste jadi korban dengan skor 4-0, dan Maladewa mengalami nasib serupa di kualifikasi 2025.

Kebiasaan meraih tiga poin di laga pembuka tersebut kini tumbang. Satu poin yang didapat jelas bukan modal ideal untuk melaju ke putaran final.

Laga Penentu Melawan Tuan Rumah Laos

Dengan hasil ini, tekanan langsung menumpuk ke pundak Garuda Muda. Kemenangan menjadi harga mati saat mereka bertemu tuan rumah Laos pada laga kedua yang dijadwalkan berlangsung Kamis (3/9).

Kegagalan meraih poin penuh di laga kontra Laos akan mempersulit jalan Indonesia untuk bersaing memperebutkan tiket ke putaran final Piala Asia U-20. Garuda Muda harus segera bangkit dan memperbaiki ketajaman lini depannya agar tidak kembali kehilangan poin penting.

Reporter: Oki Setiawan
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top