Manggatang Utus dan Swalayan KPD Palangka Raya, Dari Tukang Bangunan Jadi Arsitek Masa Depan Lewat Gerai Baru

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15:01 WIB
Manggatang Utus meresmikan gerai Swalayan KPD cabang terbaru di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA — Manggatang Utus, pria yang memulai karir sebagai tukang bangunan, meresmikan sendiri gerai Swalayan KPD cabang terbaru di Km. 6,5 Jalan RTA Milono, Senin (26/5/2026). Kini ia menjabat sebagai arsitek utama yang merancang seluruh konsep toko, menandai transformasi radikal dari pekerja lapangan menjadi pengendali proyek ritel.

Dari Palu Gambar ke Cetak Biru: Perjalanan Manggatang Utus

Manggatang bukanlah pengusaha warisan. Ia mengawali karier sebagai kuli bangunan sebelum akhirnya belajar desain arsitektur secara otodidak. "Dulu saya pegang cetok, sekarang saya pegang gambar kerja," katanya singkat di sela peresmian.

Pengalamannya merenovasi rumah-rumah warga di Palangka Raya membawanya ke proyek komersial. KPD, jaringan swalayan lokal yang terus tumbuh, memercayakan desain dan pengawasan pembangunan cabang barunya kepadanya. Hasilnya, toko seluas 1.200 meter persegi itu mengusung konsep terbuka dengan pencahayaan alami maksimal.

Bukan Sekadar Toko Baru: Ada 40 Tenaga Lokal Terserap

Pembukaan cabang RTA Milono menyerap 40 tenaga kerja dari warga sekitar. Angka ini menjadi bukti bahwa ekspansi ritel berdampak langsung pada ekonomi lokal. Selain itu, sebanyak 80 persen material bangunan yang digunakan dalam proyek ini dipasok dari pengusaha material di Kalimantan Tengah.

KPD sendiri merupakan jaringan swalayan yang mulai merambah sejak 2010. Dengan tambahan cabang ini, total gerai KPD di Palangka Raya kini berjumlah 12 titik, menjangkau dari pinggiran hingga pusat kota.

Fakta Singkat Peresmian KPD Cabang RTA Milono

  • Lokasi: Jalan RTA Milono Km. 6,5, Palangka Raya
  • Arsitek proyek: Manggatang Utus, mantan tukang bangunan
  • Tenaga kerja terserap: 40 orang dari warga sekitar
  • Material lokal: 80 persen dari pemasok Kalteng
  • Total gerai KPD di Palangka Raya: 12 cabang

Apa Artinya bagi Warga Palangka Raya?

Bagi konsumen, kehadiran cabang baru ini memangkas jarak belanja. Warga di Km. 6 hingga Km. 10 tak perlu lagi ke pusat kota untuk berbelanja kebutuhan sembako dan barang rumah tangga. Swalayan beroperasi setiap hari pukul 08.00 hingga 21.00 WIB.

Manggatang menambahkan, desain toko yang ia buat mempertimbangkan sirkulasi udara khas daerah beriklim tropis. "Tidak perlu AC terlalu dingin, yang penting ventilasi lancar. Ini juga menghemat listrik," ujarnya.

Ke depan, KPD berencana membuka dua cabang lagi di kawasan Jekan Raya dan Bukit Batu pada akhir 2026. Manggatang kembali dipercaya sebagai konsultan arsitektur untuk kedua proyek tersebut.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: radarsampit.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top