KALIMANTAN TENGAH — Volkswagen ID Polo GTI dibangun menggunakan basis ID Polo EV yang baru saja diperkenalkan. Pabrikan asal Jerman ini menegaskan bahwa mobil ini tetap mempertahankan filosofi GTI sebagai mobil sport yang bisa digunakan untuk kebutuhan harian. Fokus utama pengembangan bukan sekadar mengejar performa di lintasan lurus, melainkan pada aspek pengendalian dan umpan balik kepada pengemudi.
Insinyur Volkswagen memberikan perhatian besar pada sektor kaki-kaki dengan menyematkan sasis khusus yang lebih kaku. Mobil ini menggunakan per dan peredam (damper) baru yang bersifat adaptif untuk menyesuaikan kebutuhan berkendara. Pada bagian depan, sistem suspensi MacPherson strut kini mengadopsi komponen locking differential dan anti-roll bar yang diambil langsung dari Golf GTI.
Sektor belakang menjadi bagian yang paling dibanggakan oleh tim pengembangan. Florian Umbach, Head of Driving Dynamics Volkswagen, menjelaskan bahwa mereka merancang twist beam khusus dengan dudukan dan bushing yang didesain secara cerdas. Desain ini memungkinkan adanya toleransi gerakan longitudinal namun tetap menjaga kontrol lateral pada poros roda belakang dengan sangat ketat.
"It’s the best twist beam I think we’ve ever made," ujar Florian Umbach saat sesi uji coba prototipe bulan lalu. Racikan ini diklaim mampu memberikan kestabilan tinggi tanpa mengorbankan kenyamanan saat digunakan di jalan raya.
ID Polo GTI mengandalkan motor listrik tunggal yang diletakkan di poros roda depan. Jantung pacu ini mampu berputar hingga 15.000 RPM dan menghasilkan tenaga maksimal 223 HP. Berdasarkan data resmi, mobil ini sanggup melesat dari 0 ke 62 mph (100 km/jam) dalam waktu 6,8 detik dengan kecepatan puncak yang dibatasi pada angka 109 mph atau sekitar 175 km/jam.
Untuk meningkatkan keterlibatan pengemudi, Volkswagen menyematkan tombol GTI berukuran besar di bagian bawah setir. Saat mode GTI diaktifkan, seluruh pengaturan penggerak dan sasis akan berubah ke posisi paling ekstrem. Selain itu, sistem akan memutar suara mesin pembakaran buatan ke dalam kabin dan mengaktifkan fitur launch control untuk akselerasi maksimal dari posisi diam.
Mobil ini menggunakan platform MEB+ dengan baterai berkapasitas 52 kWh yang memiliki kimia nikel-mangan-kobalt (NMC). Penggunaan ban dan pengaturan performa yang lebih agresif membuat jarak tempuh maksimalnya turun menjadi 263 mil (423 km), dibandingkan varian standar yang mampu mencapai 283 mil (455 km).
Sistem pengisian daya pada ID Polo GTI mendukung kecepatan pengisian DC maksimal 105 kW. Dengan spesifikasi tersebut, pemilik dapat mengisi daya baterai dari kondisi 10 persen hingga 80 persen dalam waktu 24 menit. Hingga saat ini, Volkswagen belum merinci jadwal resmi pengiriman unit ke konsumen maupun estimasi harga untuk pasar global.