Google Pixel 11 Bocor: Pakai Tensor G6 dan Lampu Pixel Glow

Penulis: Redaksi  •  Senin, 04 Mei 2026 | 22:36:01 WIB

Google Pixel 11 dikabarkan bakal mengusung chipset Tensor G6 terbaru dengan modem buatan MediaTek dan fitur lampu LED "Pixel Glow". Bocoran spesifikasi ini mencakup pembaruan sensor kamera utama 50MP serta hilangnya sensor suhu pada model Pro demi desain yang lebih estetik bagi pengguna global.

Detail spesifikasi seri Google Pixel 11 bocor ke publik, mengungkap perombakan besar pada sektor dapur pacu dan sistem kamera. Laporan terbaru menunjukkan Google akan beralih ke chipset Tensor G6 yang dibangun dengan konfigurasi CPU baru serta meninggalkan modem Samsung yang selama ini menjadi standar lini Pixel.

Langkah ini menandai ambisi Google untuk memperbaiki masalah efisiensi dan konektivitas yang sering dikeluhkan pada generasi sebelumnya. Peluncuran lini flagship ini diprediksi tetap mengikuti siklus tahunan Google pada bulan Agustus mendatang, membawa empat model sekaligus termasuk varian layar lipat.

Lompatan Performa Tensor G6 dan Modem MediaTek

Inti dari pembaruan Pixel 11 terletak pada Tensor G6. Chipset ini akan menggunakan konfigurasi 1+4+2 dengan inti ARM C1 terbaru. Menariknya, Google akhirnya memutuskan untuk meninggalkan modem Samsung Exynos dan beralih ke MediaTek M90 (MT6986D). Transisi ini diharapkan mampu memberikan stabilitas sinyal yang lebih baik, terutama di wilayah dengan infrastruktur jaringan yang beragam.

Selain modem, Google menyematkan unit pemrosesan keamanan Titan M3 yang diperbarui serta Image Signal Processor (ISP) kustom bernama GXP. Komponen ini akan bekerja berdampingan dengan TPU baru untuk mengolah fitur kecerdasan buatan (AI) yang menjadi ciri khas Google secara lebih instan dan hemat daya.

Sensor Kamera Baru dan Fitur Lampu Pixel Glow

Sektor fotografi mendapatkan pembaruan sensor yang cukup signifikan. Google dilaporkan menyiapkan sensor utama baru berkode "Chemosh" dengan resolusi 50MP untuk Pixel 11 standar dan Pixel 11 Pro Fold. Sementara itu, varian Pixel 11 Pro dan Pro XL akan menggunakan sensor "Bastet" untuk kamera utama dan "Barghest" untuk lensa telefoto.

Satu perubahan desain yang mencolok adalah hilangnya sensor suhu pada model Pro. Sebagai gantinya, Google memperkenalkan "Pixel Glow". Fitur ini berupa rangkaian lampu LED kecil di samping flash pada camera bar, mirip dengan konsep Glyph Interface milik Nothing Phone. Fitur ini diprediksi akan berfungsi sebagai indikator notifikasi atau lampu bantuan saat pengambilan gambar.

Bocoran Spesifikasi Lengkap Lini Pixel 11

Berdasarkan data yang beredar, berikut adalah estimasi spesifikasi teknis untuk masing-masing model:

  • Pixel 11: Layar 6,3 inci (120Hz, 2200 nits), Baterai 4.840 mAh, RAM 8GB/12GB.
  • Pixel 11 Pro: Layar 6,3 inci (LTPO 1-120Hz, 2450 nits), Baterai 4.707 mAh, RAM 12GB/16GB.
  • Pixel 11 Pro XL: Layar 6,8 inci (LTPO 1-120Hz, 2450 nits), Baterai 5.000 mAh, RAM 12GB/16GB.
  • Pixel 11 Pro Fold: Layar dalam OLED 2076x2160, Layar luar 1080x2342, RAM 12GB/16GB.

Munculnya varian RAM 12GB pada model Pro Fold memicu spekulasi mengenai strategi harga Google. Ada kemungkinan Google mencoba menekan harga awal atau justru merespons kenaikan biaya produksi komponen memori global yang tengah terjadi saat ini.

Dampak bagi Pengguna di Indonesia

Meski Google belum memiliki perwakilan resmi untuk penjualan ponsel di Indonesia, antusiasme terhadap seri Pixel tetap tinggi di pasar gelap (grey market). Kehadiran modem MediaTek pada Pixel 11 bisa menjadi kabar baik bagi pengguna lokal, mengingat modem ini seringkali memiliki kompatibilitas frekuensi yang lebih luas dengan operator seluler di tanah air.

Calon pembeli di Indonesia perlu bersiap dengan skema pajak IMEI jika berencana melakukan impor mandiri. Dengan asumsi harga model Pro mulai dari $1,099 (sekitar Rp 17,5 juta), total biaya yang harus dikeluarkan setelah pajak dan bea masuk diprediksi bisa menembus angka Rp 22 juta hingga Rp 25 juta tergantung varian memori yang dipilih.

Google juga dikabarkan belum akan menyertakan teknologi pemindaian wajah "Project Toscana" pada generasi ini. Fokus utama perusahaan tahun depan tampaknya lebih condong pada penyempurnaan desain fisik dan integrasi AI yang lebih dalam melalui ekosistem Android terbaru.

Reporter: Redaksi
Back to top