Pencarian

Meta Rilis Ray-Ban Meta Audio Tanpa Kamera, Baterai Tahan 12 Jam

Kamis, 24 September 2026 • 21:06:31 WIB
Meta Rilis Ray-Ban Meta Audio Tanpa Kamera, Baterai Tahan 12 Jam
Kacamata pintar Ray-Ban Meta Audio diperkenalkan tanpa modul kamera dengan harga mulai USD 349.

KALIMANTAN TENGAH — Meta resmi memperkenalkan Ray-Ban Meta Audio, kacamata pintar tanpa modul kamera yang dijual mulai USD 349 (sekitar Rp 5,4 juta) dan tersedia komersial 13 Oktober 2026. Perangkat berbobot 43 gram ini diklaim mampu bertahan hingga 12 jam untuk pemutaran audio, jauh lebih ringan dibanding model berkamera yang berbobot 51,5–53,8 gram. Langkah Meta menghapus kamera menyasar pengguna yang khawatir soal privasi namun tetap ingin asisten suara dan pemutar musik di wajah mereka.

Meta memperkenalkan Ray-Ban Meta Audio dalam ajang tahunan Meta Connect, bersama sejumlah perangkat eksperimental lain. Kacamata ini menyasar segmen pengguna yang menginginkan fungsi asisten suara dan pemutar audio tanpa harus membawa kamera di wajah. Keputusan menghilangkan modul kamera disebut sebagai respons atas kekhawatiran privasi yang muncul sejak generasi pertama kacamata pintar Meta.

Desain Lebih Ringan dan Baterai Tahan 12 Jam

Bobot Ray-Ban Meta Audio tercatat hanya 43 gram, jauh lebih ringan ketimbang model berkamera yang berada di rentang 51,5 hingga 53,8 gram. Bagian tangkai kacamata dirancang bisa disesuaikan, meski proses penyesuaiannya harus dilakukan teknisi optik atau profesional. Kacamata ini juga mendukung lensa preskripsi bagi pengguna berkacamata minus atau silinder.

Daya tahan baterainya mencapai 12 jam untuk penggunaan audio dalam sekali pengisian. Charging case yang disertakan menambah cadangan daya hingga 48 jam, sehingga pengguna bisa membawa kacamata ini untuk perjalanan beberapa hari tanpa mengisi ulang dari colokan dinding.

Varian Gaya dan Kombinasi Warna

Meta menyediakan dua gaya ikonis, yakni Clubmaster dan Burbank. Total ada 23 kombinasi warna serta opsi lensa yang bisa dipilih pembeli. Kombinasi ini menempatkan Ray-Ban Meta Audio sebagai produk fashion sekaligus perangkat audio, bukan sekadar gadget teknologi.

Muse Charm, Gantungan Kunci Berbasis AI

Selain kacamata audio, Meta memamerkan perangkat eksperimental berukuran mungil bernama Muse Charm. Aksesori ini berbentuk gantungan kunci dan memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan Muse AI menggunakan model suara real-time.

Muse Charm dilengkapi kamera terintegrasi. Kamera itu memungkinkannya menjawab pertanyaan pengguna berdasarkan visual atau kondisi lingkungan di sekitarnya secara langsung. Muse Charm dijadwalkan mulai dikirimkan ke konsumen pada Desember mendatang.

Harga dan Jadwal Ketersediaan

Ray-Ban Meta Audio sudah dapat dipesan melalui skema pre-order mulai dari harga USD 349 atau sekitar Rp 5,4 juta. Penjualan komersialnya akan dimulai pada 13 Oktober 2026. Belum ada keterangan resmi soal jadwal masuk pasar Indonesia atau harga lokalnya.

Kenapa Meta Menghapus Kamera

Sejak generasi awal kacamata pintar, isu privasi menjadi kritik utama. Pengguna di ruang publik kerap khawatir direkam tanpa izin. Dengan menghapus kamera, Meta mencoba membuka segmen baru: pengguna yang ingin mendengarkan musik, menerima panggilan, atau mengakses asisten suara tanpa memicu kecurigaan orang di sekitarnya.

Strategi ini juga memperluas jangkauan produk ke pasar yang lebih luas. Kacamata berkamera cenderung diasosiasikan dengan konten kreator atau pengguna teknologi awal. Versi audio menyasar pengguna harian yang lebih konservatif soal privasi.

Posisi di Pasar Kacamata Pintar

Meta masih menjadi pemain dominan di kategori kacamata pintar konsumen lewat kemitraan dengan EssilorLuxottica selaku pemilik merek Ray-Ban. Sejumlah pesaing seperti Amazon dan beberapa startup juga menggarap perangkat audio yang dipakai di wajah, namun belum ada yang menandingi skala distribusi Meta di ritel optik global.

Kehadiran Muse Charm menunjukkan Meta sedang menguji bentuk perangkat AI yang lebih kecil dan murah ketimbang kacamata. Jika diterima pasar, gantungan kunci berbasis kamera ini bisa menjadi pintu masuk bagi pengguna yang belum siap memakai kacamata pintar setiap hari.

Follow kabarpalangkaraya.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks