PALANGKA RAYA — Pergerakan harga emas Antam kembali berbalik arah setelah sehari sebelumnya sempat menguat. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia pada Rabu pukul 08.54 WIB, harga dasar emas batangan untuk pecahan 1 gram turun ke level Rp2.645.000 dari posisi kemarin yang sempat menyentuh Rp2.695.000.
Penurunan Rp50.000 per gram ini terjadi di tengah fluktuasi pasar logam mulia global yang masih bergerak dinamis. Bagi masyarakat Kalimantan Tengah yang biasa berinvestasi emas batangan, penurunan ini membuat harga buyback ikut tertekan ke angka Rp2.505.000 per gram.
Simulasi Potongan Pajak saat Jual Kembali
Perlu dicermati, transaksi jual kembali (buyback) dengan nilai di atas Rp10.000.000 akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Artinya, jika warga menjual emas batangan senilai Rp25 juta, maka potongan pajaknya mencapai Rp375.000 yang langsung dipotong dari total nilai transaksi.
Sementara itu, untuk transaksi pembelian emas batangan Antam, pembeli dikenakan pajak PPh sebesar 0,25 persen dari harga dasar yang tertera di laman resmi. Skema ini berlaku konsisten setiap kali terjadi transaksi di Butik Logam Mulia atau mitra penjualan resmi.
Perbandingan Pergerakan Harga Sepekan Terakhir
Fluktuasi harga emas Antam dalam sepekan terakhir cukup terasa. Pada Selasa (18/8), harga sempat naik Rp18.000 per gram, setelah sebelumnya pada Jumat (14/8) anjlok Rp36.000 per gram. Adapun pada Rabu pekan lalu (12/8), harga juga tercatat turun Rp30.000 per gram.
Pola pergerakan yang naik-turun ini menunjukkan volatilitas pasar yang dipengaruhi berbagai faktor eksternal, termasuk pergerakan dolar AS dan suku bunga acuan. Bagi investor di Palangka Raya dan sekitarnya, kondisi ini kerap dimanfaatkan untuk akumulasi pembelian saat harga sedang tertekan.
Prospek Investasi Emas di Tengah Fluktuasi
Kendati harganya bergerak fluktuatif, emas batangan Antam masih menjadi instrumen investasi favorit masyarakat Kalimantan Tengah. Selain likuiditasnya tinggi, emas dianggap sebagai aset lindung nilai yang relatif aman dibandingkan instrumen lain yang lebih volatil.
Untuk memantau pergerakan harga terbaru, masyarakat dapat mengakses laman Logam Mulia atau mengunjungi kantor Pegadaian terdekat yang menjadi mitra penjualan resmi. Harga yang berlaku di Kalimantan Tengah mengacu pada harga nasional yang sama, tanpa perbedaan signifikan antarwilayah.