KALIMANTAN TENGAH — Google resmi menutup Pixel Studio, aplikasi AI image generator eksklusif untuk lini Pixel 9. Lewat pembaruan versi 2.3 yang mulai digulirkan, aplikasi ini tidak lagi bisa digunakan untuk membuat gambar baru. Sebagai gantinya, pengguna akan diarahkan ke aplikasi Gemini atau memanfaatkan fitur Nano Banana yang tersedia di dalam Gemini.
Latar Belakang: Dari Aplikasi Bermasalah hingga Dimatikan
Pixel Studio pertama kali diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran seri Pixel 9 pada 2024. Aplikasi ini dirancang khusus untuk menghasilkan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) dari input teks. Namun, sejak awal perilisannya, Pixel Studio langsung menuai kritik. Fitur pembuatan gambar orang (people generation) dan alat editing berbasis AI dinilai belum stabil, memicu berbagai hasil yang tidak akurat atau tidak pantas.
Google kemudian merilis sejumlah pembaruan untuk memperbaiki aplikasi, termasuk integrasi dengan papan ketik Gboard dan perpustakaan hasil kreasi pengguna. Meski begitu, pada pembaruan sebelumnya, Google sudah mulai menghapus beberapa bagian antarmuka Pixel Studio. Kini, versi 2.3 menonaktifkan seluruh fungsi utamanya.
Mengapa Ini Penting untuk Pengguna Pixel 9
Keputusan ini secara langsung berdampak pada pengguna Pixel 9 yang selama ini mengandalkan Pixel Studio untuk membuat stiker, gambar custom, atau mengedit foto dengan AI. Tidak ada lagi tombol atau menu untuk mengetikkan prompt di aplikasi tersebut. Layar utama Pixel Studio kini hanya menampilkan pesan: “To create images and animations, try Nano Banana in the Gemini app.”
Tombol “Open Gemini” menjadi satu-satunya elemen interaktif yang tersisa, dan akan mengarahkan pengguna ke halaman Google Play Store untuk mengunduh atau membuka aplikasi Gemini. Google memastikan bahwa hasil kreasi lama pengguna masih tersimpan di dalam aplikasi, namun tidak bisa lagi diakses untuk diedit atau digunakan kembali secara langsung.
Bagi pengguna Indonesia yang memiliki Pixel 9, perubahan ini berarti harus mengunduh aplikasi Gemini dan mempelajari antarmuka baru jika ingin tetap membuat gambar AI. Fitur Nano Banana sendiri merupakan fitur image generation yang lebih baru dan terintegrasi langsung ke dalam asisten Gemini.
Perbandingan: Pixel Studio vs Gemini + Nano Banana
Pixel Studio adalah aplikasi mandiri yang hanya berfungsi untuk satu tujuan: membuat gambar dari teks. Sementara itu, Gemini adalah asisten AI multifungsi yang bisa menjawab pertanyaan, menulis teks, hingga kini dilengkapi fitur pembuatan gambar lewat Nano Banana. Perbedaan utama ada pada konteks penggunaan: Pixel Studio terisolasi, sedangkan Gemini menawarkan ekosistem yang lebih luas.
Namun, tidak semua pengguna menyukai perubahan ini. Beberapa pengguna di forum komunitas Pixel mengeluhkan bahwa langkah ini justru mempersulit akses cepat ke fitur yang sebelumnya hanya butuh satu kali klik. Google sendiri belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan penutupan ini selain konfirmasi ke 9to5Google pada Februari 2026 bahwa aplikasi akan dinonaktifkan.
FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Penutupan Pixel Studio
Apakah hasil gambar yang sudah saya buat di Pixel Studio akan hilang?
Tidak. Google menyatakan bahwa hasil kreasi lama masih tersimpan di dalam aplikasi, meskipun aplikasi sudah tidak bisa digunakan untuk membuat gambar baru.
Bagaimana cara membuat gambar AI di Pixel 9 setelah Pixel Studio ditutup?
Pengguna harus mengunduh atau membuka aplikasi Gemini, lalu menggunakan fitur Nano Banana untuk menghasilkan gambar dari teks atau perintah suara.