KALIMANTAN TENGAH — Pelabuhan Ciwandan bukan sekadar dermaga biasa. Di bawah kendali Pelindo Regional 2 Banten, pelabuhan ini menjadi simpul utama distribusi logistik di Provinsi Banten. Komoditas curah kering, curah cair, hingga general cargo yang menjadi bahan baku industri nasional, semua keluar-masuk melalui pelabuhan ini.
General Manager Pelindo Regional 2 Banten, Benny Ariadi, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menerapkan sistem terminalisasi di Pelabuhan Ciwandan. "Perkembangan industri dan kebutuhan pengguna jasa terus bergerak dinamis. Pelayanan kepelabuhanan harus mampu beradaptasi melalui implementasi sistem terminalisasi yang lebih fokus, cepat, dan profesional," ujarnya.
Terminalisasi: Bikin Logistik Lebih Efisien
Sistem terminalisasi ini memecah pelabuhan menjadi terminal-terminal khusus berdasarkan jenis komoditas. Tujuannya jelas: membuat aktivitas logistik lebih efisien, terukur, dan transparan. Setiap komoditas mendapat penanganan yang spesifik dan terintegrasi, tanpa tercampur aduk dengan jenis muatan lain.
Benny menambahkan, langkah ini merupakan respons atas tuntutan pengguna jasa yang makin tinggi. "Kami ingin menghadirkan layanan yang optimal dan profesional sesuai karakteristik komoditas yang dilayani," katanya.
Portpress: Jurnalis Diajak Lihat Langsung Operasional
Kegiatan Portpress yang digelar di Pelabuhan Ciwandan bukan sekadar seremoni. Para jurnalis diajak melihat langsung modernisasi dan digitalisasi operasional di lapangan. Mereka bisa menyaksikan bagaimana sistem terminalisasi bekerja, bagaimana bongkar muat berlangsung, dan bagaimana teknologi menunjang kelancaran logistik.
"Program ini menjadi momentum bagi jurnalis untuk melihat langsung modernisasi dan digitalisasi operasional di Pelabuhan Ciwandan," kata Benny. Ia berharap pemahaman media tentang dunia kepelabuhanan menjadi lebih holistik.
Sinergi Media dan BUMN: Kunci Keterbukaan Informasi
Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Andi Purwantoro, mengapresiasi dukungan Pelindo Regional 2 Banten dalam merealisasikan Portpress. Ia menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus memperkuat keterbukaan informasi publik.
"PTP Nonpetikemas berkomitmen untuk terus memperkuat keterbukaan informasi publik serta sinergitas dengan media untuk mewujudkan pelayanan sepenuh hati," tutupnya.
Kegiatan ini menjadi contoh bagaimana BUMN kepelabuhanan membuka diri kepada publik. Di tengah tuntutan transparansi yang makin tinggi, langkah Pelindo Regional 2 Banten ini bisa menjadi model bagi pelabuhan lain di Indonesia.