Morgana Robinson Bicara Ali G: Who Iz I dan Peran Me Julie

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Jumat, 23 Oktober 2026 | 21:07:31 WIB
Morgana Robinson memerankan Julie alias Me Julie dalam film Ali G: Who Iz I yang menghadirkan kembali Sacha Baron Cohen sebagai Ali G.

KALIMANTAN TENGAH — Film Ali G: Who Iz I menghadirkan kembali Sacha Baron Cohen sebagai Ali G setelah hampir 25 tahun absen dari layar lebar. Morgana Robinson, komedian dan impressionist Inggris, memerankan Julie alias Me Julie, kekasih Ali G yang muncul dalam kondisi hamil besar di trailer. Robinson mengaku proses syuting film ini jadi pengalaman paling gila yang pernah ia jalani.

Morgana Robinson mengungkapkan bahwa Sacha Baron Cohen memintanya tetap berada dalam karakter Julie meski kamera sudah berhenti merekam. Komedian yang pernah memerankan Pippa Middleton dalam serial The Windsors itu menyebut pengalaman tersebut sebagai yang paling insane sepanjang kariernya.

"He was training me like Rocky," kata Robinson kepada Variety, menggambarkan cara Cohen melatihnya di lokasi syuting.

Julie, Jantung Film yang Tak Terlihat di Trailer

Dalam trailer Ali G: Who Iz I yang dirilis Amazon MGM, Julie tampil sebagai sosok hamil besar. Ali G sempat menjelaskan kepada dokter bahwa perut Julie "probably wind or a big poo", lalu menjawab "absent" saat ditanya tipe ayah seperti apa yang ia inginkan.

Robinson menegaskan karakter Julie jauh lebih besar dari yang tampak di trailer. Ia menyebut Julie sebagai "the heart of the film" dan menyatakan film ini justru menyoroti pandangan Ali G yang sudah usang.

"It's half-silly. It gets less silly as you go on. But it's got all the feels," ujar Robinson tentang tone filmnya.

Kontroversi dan Seruan Boikot di Inggris

Ali G: Who Iz I menuai kritik tajam karena dianggap memakai stereotip rasial yang usang dan mengolok-olok kelas pekerja. Di Inggris, muncul seruan agar bioskop memboikot penayangan film tersebut.

Robinson membantah film ini menyerang kelas pekerja. Menurutnya, film justru mempertanyakan bagaimana karakter yang sangat dated ditempatkan dalam masyarakat hari ini.

"What happens when you take a very dated character and drop him into today's society, into the world that we live in today that's a very different place," katanya menjelaskan alasan film ini dibuat.

Proses Casting Setahun dan Syuting Rahasia

Robinson mengungkap proses casting Julie berlangsung ketat dan memakan waktu sekitar satu tahun. Audisi gelombang pertama menguji kemampuan improvisasi dengan Cohen, sementara gelombang kedua melempar kandidat ke wawancara nyata dengan orang sungguhan untuk menguji kredibilitas.

Syuting dilakukan dengan mode rahasia. Robinson menyebut lokasi syuting sempat berlangsung di gurun Palm Springs dengan hotel-hotel acak yang tak diketahui publik tujuannya.

"It was all sort of cloak and dagger and lying about what we were doing," ujarnya.

Ia menceritakan pengalaman berganti penampilan di hotel yang sama. Suatu hari ia kembali dengan model rambut bob dan tidak hamil, esok paginya berjalan keluar lobi dengan perut hamil delapan bulan, lalu duduk di bar meminum segelas wine hingga membuat petugas concierge kebingungan.

Tantangan Menahan Tawa Tanpa Take Two

Berbeda dari mockumentary Cohen sebelumnya seperti Borat dan Bruno, Robinson menyebut tantangan terbesarnya adalah menahan tawa di setiap adegan. Sebab, adegan dengan orang sungguhan tidak memberi kesempatan pengambilan ulang.

"There is no take two," katanya.

Ali G: Who Iz I menjadi film pertama karakter tersebut dalam hampir 25 tahun. Karakter Ali G pertama kali dikenal lewat program televisi The 11 O'Clock Show dan Da Ali G Show sebelum masuk ke layar lebar lewat Ali G Indahouse pada 2002.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: variety.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top