LDII Kalteng Ajak Warga Bersinergi Hadapi Karhutla, Imbau Hindari Ujaran Permusuhan dan Kebencian

Penulis: Nanda Firmansyah  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:02:31 WIB
Nur Prayudi menegaskan pentingnya sinergi dan dakwah lingkungan dalam menghadapi karhutla di Kalimantan Tengah.

PALANGKA RAYA — Nur Prayudi menegaskan bahwa pihaknya memilih menempuh jalur dakwah lingkungan ketimbang saling menuding saat karhutla melanda. Menurut dia, alam tidak semata dilihat sebagai sumber potensi ekonomi, melainkan amanah yang harus dijaga bersama.

"Ini merupakan tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan, mencegah dan mengendalikan saat terjadi bencana," kata Nur Prayudi.

Mengapa LDII Angkat Isu Ekoteologi di Tengah Karhutla

LDII Kalteng memandang bencana asap sebagai persoalan lintas sektor yang tidak bisa diselesaikan satu pihak. Nur Prayudi menyebut kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sangat dahsyat akibat sejumlah faktor yang saling menguatkan.

Faktor itu mencakup kekeringan panjang, degradasi alam, hingga ulah manusia. Karena itu, imbauan menjaga lisan dan tidak menyebar kebencian dinilai sama pentingnya dengan upaya pemadaman di lapangan.

"Oleh karena itu seraya tetap memohon ampunan kepada Allah SWT kami mengimbau kepada seluruh pihak untuk tetap bersinergi menghadapinya," ajak Nur Prayudi.

BNPB hingga Manggala Agni Sudah Turun Tangan

Sejumlah upaya terpadu disebut telah berjalan di Kalteng. Nur Prayudi merinci sinergi itu melibatkan BNPB, BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, sampai komponen masyarakat.

Penanganan dampak kesehatan dan sosial juga berlangsung, mulai dari pendistribusian masker dan vitamin, paket sembako, air bersih, obat-obatan, hingga layanan kesehatan. Patroli dan tindakan hukum turut dilakukan untuk menekan titik api baru.

Harapan agar Semua Pihak Tetap Solid

Nur Prayudi berharap seluruh elemen tetap solid menghadapi karhutla yang belum sepenuhnya surut. Menurut dia, penanganan bencana butuh kekompakan, bukan pernyataan yang memicu permusuhan di tengah warga yang sudah terdampak asap.

Imbauan LDII Kalteng menyusul masih terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah provinsi itu. Dampaknya dirasakan langsung oleh warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia yang paling terpapar polusi asap.

Reporter: Nanda Firmansyah
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top