MediaTek Dimensity 9600M Resmi, CPU 4,21 GHz dan NPU Ganda

Penulis: Mahfud Ridwan  •  Jumat, 18 September 2026 | 16:23:31 WIB

KALIMANTAN TENGAH — MediaTek meluncurkan Dimensity 9600M sebagai chipset kedua di seri flagship 9600, dengan konfigurasi CPU 4+3+1 dan inti utama ARM C1-Ultra berkecepatan puncak 4,21 GHz. Chip ini disebut membawa peningkatan efisiensi AI lewat arsitektur NPU ganda, dan diproyeksikan menjadi dapur pacu Vivo X500 standar serta Oppo Find X10. Detail ketersediaan resminya baru akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

MediaTek menambah satu varian baru di lini chipset flagship mereka. Dimensity 9600M resmi diperkenalkan sebagai anggota kedua keluarga Dimensity 9600, setelah versi non-M yang lebih dulu hadir. Peluncuran ini menegaskan strategi MediaTek menggarap segmen ponsel premium dengan dua opsi chip yang menyasar kelas harga berbeda.

Posisi Dimensity 9600M menarik karena tidak sekadar turunan dengan clock lebih rendah. MediaTek menyebut chip ini membawa peningkatan efisiensi AI lewat arsitektur NPU ganda, pendekatan yang jarang dipakai di chipset kelas atas saat ini.

Spesifikasi Utama Dimensity 9600M

Konfigurasi CPU Dimensity 9600M memakai susunan 4 + 3 + 1 yang membagi inti berdasarkan beban kerja. Berikut rinciannya:

  • Empat inti efisiensi ARM C1-Pro dengan clock 2,7 GHz
  • Tiga inti performa ARM C1-Premium dengan clock 3,5 GHz
  • Satu inti utama ARM C1-Ultra dengan clock puncak 4,21 GHz

Angka 4,21 GHz pada inti C1-Ultra menempatkan Dimensity 9600M di jajaran chipset dengan clock tertinggi saat ini. Untuk beban tugas berat seperti rendering video atau gaming kompetitif, inti utama ini yang akan mengambil alih.

Tiga inti C1-Premium di 3,5 GHz berperan menangani tugas menengah secara paralel, sementara empat inti C1-Pro di 2,7 GHz menjaga konsumsi daya tetap rendah saat ponsel dipakai untuk aktivitas ringan.

NPU Ganda untuk Beban AI

Arsitektur NPU ganda menjadi pembeda utama Dimensity 9600M dibanding pendahulunya. MediaTek menyebut chip ini dirancang untuk menangani beban kerja AI yang makin berat di ponsel, mulai dari pemrosesan kamera, asisten on-device, hingga fitur generatif yang berjalan tanpa koneksi internet.

Pendekatan dua unit NPU memungkinkan chip membagi tugas AI secara paralel. Satu unit bisa menangani pemrosesan gambar real-time dari kamera, sementara unit lain mengerjakan tugas bahasa atau pengenalan suara di latar belakang.

Untuk pengguna Indonesia, implikasi praktisnya ada di fitur kamera dan aplikasi AI lokal. Ponsel dengan NPU ganda berpotensi menjalankan model bahasa atau penerjemah on-device lebih cepat tanpa perlu mengirim data ke server.

Ponsel yang Akan Memakainya

Dimensity 9600M diproyeksikan menjadi dapur pacu Vivo X500 versi standar. Chip ini juga disebut akan dipakai Oppo Find X10. Keduanya merupakan penerus lini flagship dari masing-masing merek yang biasa menyasar pasar global, termasuk Indonesia.

Belum ada konfirmasi resmi soal jadwal peluncuran kedua ponsel tersebut. MediaTek hanya menyebut detail ketersediaan SoC akan diungkap dalam beberapa hari ke depan, yang biasanya mencakup daftar mitra dan perkiraan waktu produksi massal.

Posisi di Lini Dimensity 9600

Dimensity 9600M hadir sebagai anggota kedua seri 9600. MediaTek belum merinci perbedaan clock atau konfigurasi inti antara versi M dan non-M secara resmi. Pola umum di industri, varian M biasanya punya clock sedikit lebih tinggi atau konfigurasi inti berbeda untuk menyasar segmen harga tertentu.

Yang jelas, kehadiran dua varian di seri yang sama memberi produsen ponsel keleluasaan memilih chip sesuai target harga. Vivo dan Oppo bisa memakai Dimensity 9600 untuk model tertinggi dan 9600M untuk varian standar tanpa harus turun ke seri yang lebih rendah.

Kapan Bisa Dibeli?

MediaTek belum mengumumkan tanggal peluncuran komersial Dimensity 9600M. Pengumuman soal ketersediaan chip dan mitra produsen dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan. Ponsel pertama yang memakainya, yaitu Vivo X500 dan Oppo Find X10, diperkirakan menyusul setelah pengumuman tersebut.

Untuk pasar Indonesia, kedua merek punya rekam jejak membawa lini X dan Find ke Tanah Air, meski sering kali beberapa bulan setelah peluncuran global. Pengguna yang menunggu ponsel flagship dengan efisiensi AI lebih baik sebaiknya memantau pengumuman resmi MediaTek dan kedua produsen tersebut.

Dimensity 9600M menyasar pengguna yang butuh performa puncak untuk gaming dan tugas produktif, tapi tetap ingin fitur AI on-device berjalan lancar. Kalau prioritas Anda adalah ponsel flagship dengan clock tinggi dan pemrosesan AI lokal, chip ini layak masuk daftar pantauan.

Reporter: Mahfud Ridwan
Sumber: gadgets360.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top