Anggota DPRD Murung Raya Serap Aspirasi Warga Sungai Gula dan Sungai Batang, Fokus Pendidikan hingga Jembatan Penghubung

Penulis: Kurniadi Setiawan  •  Jumat, 18 September 2026 | 09:24:01 WIB

Anggota DPRD Murung Raya, Kalimantan Tengah, Nisha Anggraeni menyerap aspirasi warga di Desa Sungai Gula dan Desa Sungai Batang, Kecamatan Permata Intan, yang masuk Daerah Pemilihan III. Reses difokuskan pada sejumlah usulan prioritas warga, mulai dari penambahan bangunan sekolah, rehabilitasi rumah dinas guru dan Pustu, hingga perbaikan jembatan penghubung dari Kelurahan Tumbang Lahung menuju Sungai Gula. Seluruh catatan hasil reses akan dibawa ke rapat pembahasan DPRD untuk diselaraskan dengan pihak eksekutif.

PURUK CAHU — Anggota DPRD Murung Raya Nisha Anggraeni menggelar reses di dua desa wilayah Dapil III, yakni Desa Sungai Gula dan Desa Sungai Batang, Kecamatan Permata Intan. Kunjungan tersebut menjadi ajang menjaring langsung keluhan, kebutuhan, serta usulan pembangunan dari warga setempat. Nisha menyebut reses sebagai agenda penting untuk mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

"Pelaksanaan reses ini merupakan agenda penting bagi saya guna mendengarkan secara langsung keluhan, kebutuhan serta usulan pembangunan dari masyarakat," kata Nisha usai mengunjungi dua desa tersebut, Kamis.

Pendidikan Jadi Sorotan Utama Warga

Sektor pendidikan menempati posisi teratas dalam daftar usulan warga. Warga menilai fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah. Mereka mengusulkan penambahan bangunan sekolah baru di kedua desa.

Selain gedung sekolah, warga meminta rehabilitasi rumah dinas guru. Tujuannya agar tenaga pendidik dapat bekerja dengan lebih layak dan nyaman, terutama mereka yang bertugas jauh dari pusat kota. Usulan lain yang muncul adalah pengecoran halaman sekolah supaya lingkungan tempat anak-anak menimba ilmu lebih bersih, rapi, dan nyaman untuk aktivitas luar ruangan.

Rehabilitasi Pustu dan Layanan Kesehatan Dasar

Perhatian warga tidak berhenti di sektor pendidikan. Kesehatan dasar di desa juga menjadi permintaan utama dalam dialog bersama Nisha. "Selain fasilitas pendidikan formal, warga juga menaruh perhatian besar pada sektor kesehatan dasar di desa mereka," ujarnya.

Warga mengajukan permohonan rehabilitasi bangunan Pusat Kesehatan Pembantu (Pustu) di desa mereka. Kondisi bangunan yang dinilai sudah tidak representatif membuat pelayanan kesehatan masyarakat berjalan kurang optimal. Rehabilitasi diharapkan membuat layanan kesehatan dasar lebih optimal dan representatif bagi warga pedalaman.

Perbaikan Jembatan Penghubung Tumbang Lahung-Sungai Gula

Persoalan aksesibilitas dan mobilitas warga juga menjadi sorotan utama dalam reses tersebut. Warga meminta perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung antar desa, khususnya jalur dari arah Kelurahan Tumbang Lahung menuju Desa Sungai Gula.

"Masyarakat meminta dilakukannya perbaikan jembatan yang menjadi jalur utama dari arah Kelurahan Tumbang Lahung menuju Desa Sungai Gula demi kelancaran transportasi dan roda perekonomian warga," tambahnya.

Jembatan tersebut dinilai vital karena menjadi urat nadi transportasi warga. Perbaikan diharapkan memperlancar mobilitas sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa-desa di Kecamatan Permata Intan.

Komitmen Bawa Hasil Reses ke Rapat DPRD

Menanggapi seluruh aspirasi tersebut, Nisha menyatakan komitmennya memperjuangkan setiap usulan yang disampaikan masyarakat Dapil III. Menurutnya, usulan warga mencakup bidang pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur perhubungan antar desa.

"Seluruh catatan hasil reses ini tentunya akan saya sampaikan pada rapat pembahasan di DPRD untuk diselaraskan bersama pihak eksekutif dalam program pembangunan daerah ke depan," demikian Nisha.

Hasil reses di dua desa tersebut akan menjadi bahan pembahasan bersama eksekutif. Arahnya agar usulan warga masuk ke dalam program pembangunan daerah Murung Raya pada periode berikutnya.

Reporter: Kurniadi Setiawan
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top