KALIMANTAN TENGAH — Apple merilis iOS 27 pada Juni lalu. Pembaruan ini menyentuh hampir semua aplikasi bawaan, dari Messages hingga Health. Sebagian fitur baru langsung tersedia saat peluncuran, sebagian lain menyusul di pembaruan berikutnya.
Bagi pengguna iPhone dan iPad yang baru pindah ke iOS 27, berikut rangkuman fitur-fitur utama yang perlu diketahui sebelum menjelajah sendiri.
Antarmuka Liquid Glass yang diperkenalkan di iOS 27 mendapat kontrol transparansi. Pengguna bisa menurunkan tingkat transparansi agar tampilan lebih solid dan mudah dibaca.
Apple juga menambah opsi ikon aplikasi versi bening di Home Screen. Perubahan ini menjawab keluhan pengguna yang merasa efek kaca terlalu mengganggu keterbacaan teks.
Siri versi baru di iOS 27 mengandalkan Apple Intelligence untuk memahami konteks percakapan. Fitur ini punya syarat perangkat tertentu dan tidak aktif di semua model iPhone.
Visual Intelligence juga diperbarui. Fitur ini memungkinkan kamera iPhone mengenali objek, teks, dan lokasi secara langsung, lalu menawarkan aksi lanjutan seperti menerjemahkan atau mencari informasi.
Aplikasi Messages mendapat 13 pembaruan yang diklaim membuatnya lebih pintar dan tidak mengganggu. Ada tool gambar baru untuk membuat sketsa langsung di kolom chat.
Apple juga menambahkan opsi menyembunyikan tombol Messages yang sering tertekan tanpa sengaja. Perubahan kecil ini cukup membantu pengguna yang aktif berkirim pesan.
Fitur baru di Phone dan FaceTime mencakup peningkatan kualitas panggilan dan opsi pengaturan yang lebih lengkap. Detail lengkapnya dibahas Apple dalam panduan terpisah.
Pengguna AirPods kini bisa mengatur custom EQ langsung dari iPhone. Pengaturan ini tersimpan di perangkat dan berlaku otomatis saat AirPods terhubung.
Safari, Apple Maps, dan Mail masing-masing mendapat pembaruan fungsional. Safari menyempurnakan pengelolaan tab dan privasi, Maps memperbarui tampilan navigasi, sementara Mail menambah opsi pengaturan kotak masuk.
Calendar dan Reminders mendapat fitur baru untuk pengelolaan jadwal dan pengingat. Notes menambah empat fitur, termasuk dukungan copy-paste Markdown yang memudahkan pengguna memindahkan format teks antar aplikasi.
Aplikasi Photos diperbarui dengan tampilan dan pengelolaan album yang lebih rapi. Wallet mendapat tujuh fitur baru untuk penyimpanan kartu dan tiket digital.
Apple Health menjalani redesain besar yang akan lengkap tersedia pada 2026. Fitur kesehatan dan kebugaran baru juga hadir di iOS 27.
Aplikasi Weather menambah tampilan informasi baru. Home dan HomeKit mendapat lebih dari 10 fitur tambahan, termasuk integrasi Apple Intelligence.
Catatan penting: fitur Apple Intelligence untuk Home memerlukan langganan iCloud+ 2TB. HomePod juga mendapat fungsionalitas baru lewat pembaruan iOS 27.
Aplikasi Shortcuts dirombak agar tidak lagi terkesan rumit. Tampilan baru ini menyasar pengguna yang sebelumnya enggan mencoba automasi di iPhone.
Lock Screen mendapat lima fitur baru, termasuk jam versi compact yang memberi ruang lebih untuk wallpaper. Ada juga slider volume dan opsi menutup widget Now Playing.
Dari Control Center, pengguna kini bisa membuka pengaturan aplikasi yang sedang aktif. Apple juga memisahkan volume alarm dari volume dering iPhone, plus fitur copy-paste baru yang lebih praktis.
CarPlay mendapat lebih dari delapan fitur baru. Find My menambah fungsi termasuk opsi Hide Location untuk menyembunyikan lokasi dari orang tertentu.
Apple TV kini bisa diperbarui langsung dari iPhone. Remote Apple TV juga bisa ditambahkan ke Home Screen iPhone sebagai widget.
iCloud mendapat pembaruan pada sinkronisasi dan penyimpanan. Untuk orang tua, Apple menambah kontrol Ask to Browse, Time Allowances, dan redesain Screen Time.
iOS 27 membawa 10 peningkatan performa yang diklaim terasa di pemakaian harian. Apple juga menambahkan Recovery Mode bergaya Mac untuk iPhone dan iPad, plus layar recovery baru yang bisa diakses langsung dari perangkat.
Dua fitur iOS 27 belum siap saat peluncuran dan menyusul di pembaruan berikutnya. Dua fitur lain eksklusif untuk iPhone 17 Pro dan iPhone Air karena butuh hardware tertentu.
Sejumlah fitur juga tidak bisa digunakan di Uni Eropa, kemungkinan terkait regulasi Digital Markets Act. Pengguna di wilayah tersebut perlu mengecek ketersediaan fitur sebelum mengandalkannya.
Untuk detail teknis tiap fitur, Apple menyediakan panduan terpisah per aplikasi. Pengguna yang ingin mengikuti jadwal rollout berikutnya sebaiknya memantau pengumuman resmi Apple, karena sebagian fitur baru akan aktif bertahap lewat pembaruan iOS 27.x.