KALIMANTAN TENGAH — Data Gaikindo menunjukkan penjualan wholesales Agustus 2026 menembus 81.756 unit, naik tipis 0,8 persen dari Juli 2026 yang tercatat 81.115 unit. Sisi retail juga bergerak naik, dari dealer ke konsumen mencapai 83.442 unit atau tumbuh 7,7 persen dibanding bulan sebelumnya.
Ini kali pertama penjualan retail bulanan menembus 80 ribu unit sepanjang 2026. Pada bulan-bulan sebelumnya, angka retail selalu tertahan di bawah level tersebut.
Distribusi BYD Atto 1 sepanjang Agustus 2026 mencapai 5.538 unit, unggul jauh dari peringkat kedua. Mobil listrik ini kembali menempati posisi teratas setelah sempat digeser pada periode sebelumnya.
Daihatsu Gran Max pick up harus puas di posisi kedua dengan 4.346 unit. Selisih hampir 1.200 unit memisahkan keduanya.
Kijang Innova berada di posisi ketiga dengan 3.504 unit, mencakup varian Zenix dan Reborn. Distribusi Innova Reborn yang biasanya menjadi penopang utama terpantau menurun, sejalan dengan kenaikan harga BBM diesel dalam beberapa bulan terakhir.
Toyota Avanza mengikuti di posisi keempat dengan 3.442 unit. Posisi kelima diisi Suzuki Carry pick up yang mencatatkan 3.270 unit.
SUV listrik Jaecoo J5 menembus posisi keenam dengan 3.214 unit. Pencapaian ini menjadikannya satu dari dua mobil listrik yang menghuni 10 besar, bersama BYD Atto 1.
Toyota Calya menyusul di posisi ketujuh dengan 3.001 unit, disusul Daihatsu Sigra 2.746 unit di posisi kedelapan. Toyota Veloz Hybrid menempati posisi kesembilan dengan 2.267 unit, sementara Daihatsu Gran Max versi blind van dan minibus menutup 10 besar dengan 2.316 unit.
Dari 20 besar, MPV dan SUV mendominasi dengan 12 model. Kendaraan niaga ringan seperti Gran Max, Carry, dan L300 tetap punya pasar stabil, sementara mobil listrik mulai menggerus posisi atas lewat Atto 1, Jaecoo J5, Geely EX2, dan BYD M6 DM.
Empat model listrik masuk daftar 20 besar Agustus 2026. Dua di antaranya bertengger di 10 teratas, sinyal bahwa adopsi kendaraan listrik di pasar lokal makin nyata.