PALANGKA RAYA — Kebakaran hebat melanda permukiman padat di Gang Sari 45, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, pada Minggu siang. Total 25 bangunan hangus terbakar, terdiri dari 23 rumah tinggal, satu barak, dan satu bangunan sekolah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Saksi mata, Sauki, menuturkan api pertama kali terlihat di bagian atas dapur salah satu rumah. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. "Api cepat sekali membesar karena banyak rumah berbahan kayu dan angin sedang kencang. Ada juga beberapa warga yang mengalami luka ringan," ujarnya.
Kobaran api dengan cepat menjalar ke bangunan lain. Kondisi rumah yang terbuat dari kayu dan berdiri saling berhimpitan membuat api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.
Ketua Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja, Sucipto, mengatakan pihaknya menerima laporan melalui grup WhatsApp pada pukul 13.10 WIB. Tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mencegah api meluas ke area lain. "Saat ini petugas tinggal melakukan pendinginan atau overhaul," katanya.
Proses pemadaman melibatkan puluhan unit dari BPK, BPBD, Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya, TNI, Polri, PLN, TSAK, serta Tim Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah. Petugas membutuhkan waktu sekitar dua jam hingga api berhasil dikuasai.
Sucipto menambahkan, proses pemadaman sempat terkendala akses menuju lokasi yang sempit, padatnya warga yang melakukan evakuasi, serta terbatasnya sumber air akibat musim kemarau.
Camat Pahandut, Said Zain Bachsin, menyatakan pemerintah telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial, BPBD, pihak kelurahan, dan ketua RT untuk melakukan pendataan terhadap seluruh warga terdampak. "Kami turut berduka atas musibah ini dan akan melakukan langkah-langkah konkret agar penanganan korban berjalan maksimal," ungkapnya.
Pemerintah juga menyiapkan lokasi pengungsian, layanan kesehatan, dan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan para korban. Satu warga dilaporkan sempat pingsan akibat syok dan seorang anggota BPK mengalami luka ringan saat membantu proses pemadaman. Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.