KALIMANTAN TENGAH — Manajemen Persib mengumumkan keputusan ini pada pekan ini. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, menjelaskan Hodak mundur karena alasan kesehatan dan ingin fokus pada keluarga.
“Bojan Hodak mengundurkan diri secara baik-baik. Alasannya jelas, tepat, kami mengerti. Dia sering bolak-balik kontrol kesehatan karena ada sakit. Anaknya sudah masuk perguruan tinggi, jadi dia fokus ke keluarga,” ujar Umuh di Bandung.
Kondisi kesehatan Hodak menjadi perhatian dalam beberapa waktu terakhir. Pelatih berusia 53 tahun itu kerap menjalani kontrol medis di tengah padatnya jadwal kompetisi.
Pengganti Hodak bukan nama asing di skuat Maung Bandung. Igor Tolic, yang sebelumnya menjabat asisten pelatih, resmi ditunjuk sebagai Head Coach untuk musim 2026/27.
“Sebagai bagian dari struktur jangka panjang klub, Bojan Hodak tetap berada dalam ekosistem Shareholders Group sebagai Technical Advisor. Persib resmi menunjuk Igor Tolic sebagai Head Coach baru untuk memimpin tim pada musim 2026/27,” tulis klub dalam pernyataan resmi.
Promosi Tolic menunjukkan keberlanjutan proyek yang dibangun Hodak selama tiga musim terakhir. Manajemen menilai figur yang sudah memahami kultur tim dan filosofi permainan lebih ideal untuk meneruskan estafet kepelatihan.
Bojan Hodak telah melakoni 101 pertandingan liga domestik bersama Persib. Catatannya impresif: 61 kemenangan, 31 imbang, dan hanya sembilan kekalahan.
Deputy CEO PT PBB, Adhitia Putra Herawan, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Hodak. “Coach Bojan memberikan kontribusi luar biasa bagi Persib melalui prestasi, mentalitas, serta standar yang dibangun bersama tim. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kepemimpinannya,” ujarnya.
Hodak tercatat sebagai pelatih terbaik BRI Super League selama tiga musim beruntun. Era keemasannya kini berakhir, digantikan babak baru di bawah arahan Igor Tolic. Patut dinantikan bagaimana racikan taktik sang pelatih anyar membawa Maung Bandung di musim 2026/27.