MUARA TEWEH — Bupati Barito Utara Shalahuddin secara resmi menginstruksikan jajaran perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga pemerintah desa untuk turun langsung mendukung kelancaran Sensus Ekonomi 2026. Instruksi ini disampaikan dalam Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di halaman Kantor BPS Barito Utara, Senin.
“Pembangunan yang baik selalu diawali dengan data yang baik. Karena itu, sinergi dan kolaborasi seluruh pihak harus terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran,” tegas Shalahuddin di hadapan para petugas sensus.
Bupati menekankan bahwa sensus ekonomi merupakan agenda nasional strategis yang tidak bisa dipikul sendiri oleh BPS. Seluruh elemen pemerintah dan masyarakat harus bergotong royong. Dukungan yang diminta mencakup koordinasi data, sosialisasi kepada pelaku usaha, hingga bantuan teknis di lapangan saat petugas melakukan pendataan.
“Sensus ekonomi bukan hanya tanggung jawab Badan Pusat Statistik semata, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat,” ujar dia.
Shalahuddin mengingatkan bahwa tantangan pembangunan ekonomi saat ini semakin rumit. Mulai dari dinamika global, perkembangan teknologi digital yang mengubah pola usaha masyarakat, hingga ancaman ketahanan ekonomi daerah. Tanpa data yang valid dan mutakhir, pemerintah akan kesulitan mengambil langkah kebijakan yang terukur.
“Pemerintah memerlukan data yang valid dan mutakhir agar mampu mengambil langkah kebijakan yang tepat dan terukur,” kata bupati.
Melalui Sensus Ekonomi 2026, pemerintah menargetkan informasi komprehensif tentang potensi ekonomi daerah. Data yang dikumpulkan meliputi struktur usaha masyarakat, perkembangan UMKM, tingkat produktivitas sektor ekonomi, hingga penyerapan tenaga kerja. Selain itu, berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan juga akan direkam.
Berikut fakta singkat mengenai Sensus Ekonomi 2026 di Barito Utara:
Pada kesempatan yang sama, Shalahuddin memberikan apresiasi kepada para petugas yang akan bertugas. Ia menyebut mereka sebagai ujung tombak keberhasilan sensus. Tidak hanya dituntut teliti dan berintegritas, petugas juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik.
“Petugas sensus adalah ujung tombak keberhasilan sensus ekonomi. Dibutuhkan dedikasi, ketelitian, integritas, dan kemampuan komunikasi yang baik dalam menjalankan tugas,” pesannya.
Bupati berpesan agar seluruh petugas bekerja secara profesional, menjaga etika, dan bersikap santun kepada masyarakat. Data yang dikumpulkan harus benar-benar sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, bukan hasil perkiraan.