PALANGKA RAYA — Kompetisi pembangunan desa dan kelurahan tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tahun ini resmi menemukan jawaranya. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 188.44/239/2025, Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara keluar sebagai yang terbaik di kategori desa dan berhak atas hadiah Rp100 juta.
Kepala Dinas PMD Provinsi Kalteng H. Aryawan merinci para pemenang lomba yang mengusung tema “Desa dan Kelurahan Tangguh Pangan, Wujudkan Ketahanan Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas” ini. Berikut urutan juara kategori desa:
Di kategori kelurahan, Kelurahan Raja Seberang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat berhasil merebut posisi pertama dengan hadiah Rp60 juta. Posisi kedua ditempati Kelurahan Kasongan Baru, Kabupaten Katingan yang membawa pulang Rp50 juta, dan juara ketiga diraih Kelurahan Palangka, Kota Palangka Raya dengan hadiah Rp40 juta. Adapun juara harapan I kategori kelurahan diraih Kelurahan Buntok Kota, Kabupaten Barito Selatan dengan hadiah Rp30 juta.
Aryawan menjelaskan, hadiah yang diberikan bukan sekadar uang tunai. “Ini bentuk penghargaan atas prestasi desa dan kelurahan dalam pembangunan masyarakat sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan inovasi,” ujarnya.
Penilaian lomba dilakukan dalam dua tahap, yaitu administrasi dan penilaian lapangan yang berlangsung pada Mei hingga Juni 2025. Tahun ini, total ada 10 desa dan empat kelurahan yang berpartisipasi.
Berdasarkan hasil kompetisi, Desa Sungai Pasir dan Kelurahan Raja Seberang akan mewakili Provinsi Kalimantan Tengah pada tingkat regional. Lomba ini berlangsung secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.
Kepala Dinas PMD berharap kompetisi ini mampu mendorong desa dan kelurahan untuk terus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di bidang ekonomi, sosial, budaya, hingga menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. “Lomba ini juga menjadi evaluasi terhadap kinerja pemerintahan desa dan kelurahan selama satu tahun,” tambahnya.