Langkah Google ini mengakhiri penantian panjang pengguna Android yang sempat tertinggal dari pengguna iPhone. Sebelumnya, Snapseed versi 3.0 sudah menyambangi iOS pada tahun lalu, sementara versi Android tertahan di versi 2.22 selama hampir dua puluh empat bulan. Kehadiran versi 4.0 ini pertama kali dikonfirmasi oleh Giles Ochs, pimpinan proyek Snapseed, melalui sebuah bocoran singkat awal pekan ini.
Salah satu peningkatan paling signifikan dalam pembaruan ini adalah hadirnya fitur non-destructive editing dan batch editing. Dengan pengeditan non-destruktif, pengguna bisa mengubah kembali setiap parameter editan tanpa harus mengulang dari awal atau merusak kualitas asli foto. Sementara itu, fitur batch editing memungkinkan penerapan satu preset atau gaya editan ke banyak foto sekaligus secara instan.
Google juga menyematkan beberapa alat canggih yang sebelumnya hanya tersedia di perangkat lunak desktop atau aplikasi berbayar. Berikut adalah daftar fitur utama di Snapseed 4.0:
Selain penambahan fitur teknis, Snapseed 4.0 merombak total tampilan antarmukanya (UI). Pengguna kini akan menemukan bilah favorit (favorites bar) yang bisa dikustomisasi untuk meletakkan alat-alat yang paling sering digunakan. Tampilan tool views juga dibuat lebih ramping agar area pratinjau foto tetap luas saat proses pengeditan berlangsung.
Integrasi Snapseed Camera juga mendapatkan pembaruan. Fitur kamera internal ini sekarang mendukung kontrol manual yang lebih dalam, memungkinkan pengambilan gambar dalam format mentah (RAW) yang langsung siap diproses ke ruang pengeditan tanpa berpindah aplikasi.
Berdasarkan pantauan di Google Play Store, aplikasi ini tercatat mendapatkan pembaruan pada tanggal 8 Mei. Namun, Google menerapkan sistem staged rollout atau peluncuran bertahap. Hal ini menyebabkan sebagian pengguna mungkin masih melihat versi lama di toko aplikasi mereka meskipun pembaruan sudah resmi diumumkan.
Bagi pengguna yang ingin segera mencoba fitur baru tanpa menunggu antrean di Play Store, file instalasi Snapseed 4.0 sudah mulai beredar di kanal-kanal komunitas teknologi seperti GApps Leaks di Telegram. Namun, pengguna awam disarankan tetap menunggu versi resmi muncul di Play Store demi keamanan perangkat.
Pembaruan ini memposisikan kembali Snapseed sebagai pesaing kuat Adobe Lightroom Mobile di pasar aplikasi editor foto gratis. Dengan fitur yang kini setara antara Android dan iOS, Snapseed tetap menjadi pilihan utama bagi fotografer mobile yang menginginkan kontrol profesional tanpa biaya langganan bulanan.